PKS Trenggalek Sempat Usulkan Bacalon Independen, Rekom Pilkada Akhirnya Untuk Mas Ipin

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Dinamika politik menjelang Pilkada Trenggalek 2024, nama Cahyo Hendriadi, bakal calon independen, ternyata sempat masuk dalam pertimbangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mendapatkan rekomendasi. Namun, akhirnya, PKS memilih mendukung petahana Mochamad Nur Arifin bersama pasangannya, Syah Muhammad Natanegara.

Ketua DPD PKS Trenggalek, Komarudin, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan para bakal calon sudah terjalin sejak awal. Komunikasi itu dinilai sangat penting untuk menggali informasi dan menentukan siapa yang paling sesuai untuk diusung oleh PKS.

“Termasuk komunikasi dengan petahana, Mochamad Nur Arifin alias Mas Ipin juga terjalin sejak lama,” jelas Komarudin.

Menurut Komarudin, DPD PKS Trenggalek sempat mengajukan dua nama ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, yaitu Mas Ipin dan Cahyo Hendriadi. Namun, ada beberapa pertimbangan yang membuat Cahyo Hendriadi tidak mendapatkan rekomendasi dari partai. Salah satu pertimbangannya, karena Cahyo Hendriadi merupakan bakal calon independen.

“Saya pernah ditanya, kenapa calon independen mencari dukungan dari partai politik. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Cahyo Hendriadi tidak mendapat rekomendasi dari DPP PKS,” ungkapnya.

Keputusan DPP PKS untuk mendukung pasangan petahana, Mas Ipin dan Syah Natanegara, akhirnya diumumkan pada 16 Agustus 2024. Komarudin menegaskan bahwa dukungan ini tidak hanya didasarkan pada faktor politik semata, tetapi juga pada rekam jejak dan komitmen pasangan tersebut.

“Kami melihat beberapa faktor penting. Pertama, pasangan ini memiliki rekam jejak yang positif. Kedua, mereka berkomitmen kuat untuk terus mensejahterakan masyarakat Trenggalek. Dan yang ketiga, peluang mereka untuk menang sangat besar,” terang Komarudin.

Komarudin juga menambahkan bahwa komitmen Mas Ipin dan Syah Natanegara dalam melanjutkan program-program unggulan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir menjadi salah satu alasan kuat PKS memberikan dukungannya.

“Kami sebagai partai politik tentu mendengarkan aspirasi masyarakat. Ketika Mas Ipin menunjukkan komitmen yang kuat untuk mensejahterakan rakyat, kami sangat mendukung. Keputusan ini,” tambahnya.

Menariknya, meskipun Mas Ipin tidak secara resmi mendaftar ke PKS, komunikasi politik yang intens tetap terjalin. Hal ini tak luput dari dorongan kuat dari kader dan pengurus partai.

“Setelah komunikasi, ternyata visi dan program Mas Ipin sangat selaras dengan PKS untuk lima tahun ke depan,” tutup Komarudin.(CIA)

Views: 1