TRENGGALEK, bioztv.id – Libur panjang Idul Fitri 2026 segera tiba. Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengingatkan wisatawan agar tidak hanya mengandalkan Google Maps saat mengunjungi destinasi wisata di Trenggalek.
Pemerintah mengeluarkan peringatan ini setelah menemukan banyak wisatawan tersesat hingga masuk jalur ekstrem dan berbahaya. Sejumlah pengemudi bahkan terjebak di medan yang tidak layak dilalui kendaraan karena mengikuti navigasi digital tanpa memahami kondisi lapangan.
Disparbud Minta Wisatawan Tetap Waspada
Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Tony Widianto, menegaskan bahwa wisatawan harus tetap waspada meski menggunakan teknologi navigasi.
“Kami menemukan banyak wisatawan tersesat karena terlalu terpaku pada navigasi ponsel. Padahal aplikasi sering mengarahkan ke jalur tercepat yang sempit atau rawan longsor,” ujar Tony.
Pemkab Ambil Langkah Nyata
Untuk mencegah kejadian serupa, Pemkab Trenggalek langsung mengambil langkah konkret:
- Memasang lebih banyak papan petunjuk jalan di titik strategis menuju Pantai Pasir Putih Prigi dan destinasi lainnya
- Berkoordinasi dengan Polres Trenggalek dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026
5 Tips Aman Wisata Tanpa Tersesat
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, wisatawan perlu menerapkan beberapa langkah berikut:
- Gunakan Google Maps sebagai panduan, tetapi prioritaskan rambu jalan resmi
- Tanyakan rute kepada warga atau petugas jika kondisi jalan mencurigakan
- Pilih jalur utama dan hindari rute alternatif yang sepi
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat
- Simpan nomor darurat seperti kepolisian, BPBD, dan Basarnas
Pemkab Perketat Pengamanan Pantai
Selain jalur akses, Pemkab juga memperkuat pengamanan di kawasan wisata pantai. Petugas kini bersiaga untuk mengantisipasi potensi kecelakaan laut.
“Kami menyiapkan SOP pengawasan pesisir dan menempatkan lifeguard di titik rawan agar wisatawan tetap aman,” tambah Tony.
Waspadai Puncak Kunjungan
Pemkab Trenggalek memprediksi lonjakan wisatawan akan mencapai puncak pada H+3 hingga H+4 Lebaran. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk aktif membagikan informasi jalur aman melalui media sosial.
“Jangan bergantung sepenuhnya pada teknologi. Tetap perhatikan kondisi di lapangan agar perjalanan aman dan berkesan,” pungkasnya.(CIA)
Views: 29
















