TRENGGALEK, bioztv.id – Polemik administrasi pemain yang mencuat di lingkungan Askab PSSI Trenggalek menjadi momentum bagi pengurus untuk membenahi tata kelola sepak bola daerah. Salah satu temuan yang mencuat ialah masih rendahnya jumlah klub yang mampu mengelola akun Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP) secara mandiri.
Askab PSSI Trenggalek mencatat, dari total 32 klub anggota resmi, baru enam klub yang telah mengaktifkan sekaligus mengoperasikan akun SIAP tanpa bergantung pada pihak lain. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Askab dalam membangun sistem administrasi pemain yang tertib, transparan, dan sesuai regulasi PSSI Pusat.
Ketua Askab PSSI Trenggalek, Puguh Purnomo, mengatakan pihaknya akan menjadikan persoalan administrasi digital sebagai salah satu prioritas evaluasi setelah muncul sengketa data pemain yang melibatkan Admin Askab dan SSB Shrimp Army.
“Saat ini baru enam klub yang benar-benar siap dan mandiri menggunakan aplikasi SIAP,” ungkap Puguh.
Puguh menjelaskan, PSSI Pusat telah mengintegrasikan aplikasi SIAP dengan sistem administrasi nasional. Karena itu, seluruh klub harus memahami dan mampu mengelola aplikasi tersebut secara mandiri.
“Kami akan mengumpulkan seluruh klub untuk mengikuti pembekalan dan pendampingan khusus mengenai operasional aplikasi SIAP sebelum kompetisi berjalan,” tegas Puguh Purnomo.
Ia memastikan Askab akan memberikan pendampingan intensif kepada seluruh klub sebelum kompetisi dimulai. Melalui program tersebut, Askab ingin setiap klub mampu menginput, memperbarui, dan menjaga data pemainnya sendiri tanpa lagi bergantung pada admin tingkat kabupaten.
“Target kami, masing-masing klub bisa memegang kendali penuh dan mengelola langsung seluruh administrasi pemain mereka,” jelasnya.
Enam Klub Sudah Mandiri Mengelola SIAP
Berdasarkan data Askab PSSI Trenggalek tahun 2026, enam klub yang telah aktif mengelola akun SIAP secara mandiri meliputi:
- Permata Kampak – Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak
- PORASS – Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek
- PSBM Munjungan – Desa Munjungan, Kecamatan Munjungan
- Singa Muda – Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan
- Shrimp Army Football Academy – Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo
- Yupiter – Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu
Sementara itu, sebanyak 25 klub anggota lainnya hingga kini belum mengaktifkan akun SIAP secara mandiri.
Daftar 32 Klub Anggota Askab PSSI Trenggalek Tahun 2026
Berikut daftar lengkap klub anggota Askab PSSI Trenggalek:
- Arker FC – Kertosono, Panggul
- Bhirawa – Jambu, Tugu
- Gandusari Putra – Gandusari
- IM Durenan – Durenan
- Jocker Suruh Raya – Suruh
- Bolang FC – Wonocoyo, Panggul
- PS Kuda Laut – Wonocoyo, Panggul
- Putra Karangan – Karangan
- Mercusuar FF – Karangsuko, Trenggalek
- Perkasa – Sukorejo, Gandusari
- Permata Kampak – Bendoagung, Kampak
- Persedo – Dongko
- Persera – Rejowinangun, Trenggalek
- PORASS – Sumbergedong, Trenggalek
- PSBM Munjungan
- Putra Bahari – Prigi, Watulimo
- Putra Kedaton – Karanggandu, Watulimo
- Sarmento – Sumbergedong, Trenggalek
- Singa Muda – Ngadirenggo, Pogalan
- Shrimp Army Football Academy – Tasikmadu, Watulimo
- Yupiter – Nglongsor, Tugu
- Srini Jaya – Gandusari
- Superkirun – Sumbergayam, Durenan
- Persepa – Panggul
- Pasopati FC – Bodag, Panggul
- Elang Samudra – Nglebeng, Panggul
- Bharesgal FC – Sumbergedong, Trenggalek
- Joati Sport Academy – Munjungan
- Kamulan Football Academy – Kamulan, Durenan
- FORSGI Watulimo – Gemaharjo, Watulimo
- Gama Nusantara – Sukorame, Gandusari
- Nednes Football Club – Senden – Kampak
Puguh berharap 26 klub yang belum aktif segera mengaktifkan akun SIAP masing-masing. Menurutnya, administrasi digital yang tertib menjadi kunci untuk memperlancar pendaftaran pemain, proses mutasi antarklub, hingga penyelenggaraan kompetisi resmi.
Ia menambahkan, konflik internal yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pelajaran penting bagi Askab untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan pelayanan administrasi digital kepada seluruh klub anggota secara adil dan profesional.(CIA)
Views: 9

















