TRENGGALEK, bioztv.id – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai serang hewan ternak berkaki empat di beberapa Kabupaten dan Kota yang ada di jawa Timur, sejumlah ternak di Pasar Hewan Trenggalek jadi sasaran pemeriksaan petugas. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mewaspadai ada tidaknya penularan PMK di Kabupaten Trenggalek.
Salah satu lokasi sasaran pemeriksaan PMK ini adalah Pasar Hewan Dermosari yang ada di Kecamatan Tugu. Pemeriksaan dilakukan sebagai antisipasi sejak dini terhadap penularan PMK terhadap hewan ternak yang ada di Trenggalek. Pasalnya, saat ini banyak hewan ternak dari 4 Kabupaten di Jawa Timur dinyatakan sudah terjangkit PMK. Bahkan, untuk sementara waktu pasar hewan di 4 Kabupaten tersebut juga sudah ditutup. Keempat Kabupaten itu yakni Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, dan Lamongan.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek Nur Kholiq menyampaikan, sesuai namanya penyakit mulut dan kuku ini menyerang pada mulut hewan seperti sariawan hingga kesulitan makan. Selain itu juga menyerang kuku yang bisa menyebabkan kuku hewan terkelupas. Dari hasil pengecekan di pasar hewan Dermosari tidak ditemukan hewan ternak yang terinfeksi PMK. Sesuai data yang ada, sampai hari ini juga belum ada temuan hewan ternak terinfeksi PMK di Kabupaten Trenggalek.
Nur Kholiq juga menambahkan, kewaspadaan terhadap PMK tak hanya untuk ternak jenis sapi. Tapi juga hewan ternak lain seperti kambing dan domba. Terkait hal ini, pihaknya juga meminta agar para pedagang hewan ternak lebih waspada terhadap hewan ternak yang dijual dari luar kota. Pihaknya juga meminta agar para pembeli tak membeli hewan dari daerah yang sudah ditemukan adanya kasus PMK
Views: 83
















