Jelang Potong Hewan Kurban Idul Adha, GP Ansor Karanganom Trenggalek Latih Warga Jadi Juleha

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Karanganom, Kabupaten Trenggalek, bergerak cepat menyiapkan sumber daya Juru Sembelih Halal (Juleha) di tingkat akar rumput.

GP Ansor mewujudkan langkah tersebut melalui pelatihan Juleha di Mushala Al-Ikhlas, Dusun Dempok Lor, Desa Karanganom. Kegiatan edukatif ini berhasil menarik perhatian warga sekitar. Puluhan peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi dari awal hingga akhir acara.

GP Ansor menggelar pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan kurban yang sah menurut syariat Islam. Selain membahas aspek fikih, panitia juga menekankan pentingnya standar higienis dan kelayakan daging kurban yang nantinya dikonsumsi masyarakat.

Ketua Takmir sekaligus Imam Mushala Al-Ikhlas, Ismanto, mengapresiasi inisiatif GP Ansor Karanganom yang menghadirkan pelatihan penting tersebut langsung di lingkungan warga.

Menurut Ismanto, pemateri menyampaikan materi dengan bahasa lugas sehingga peserta mudah memahami seluruh penjelasan. Ia menilai materi pelatihan sangat relevan bagi warga dan jagal tradisional yang nantinya terlibat langsung dalam proses penyembelihan hewan kurban.

“Alhamdulillah, pemateri menyampaikan materi dengan metode yang sangat mudah dipahami warga. Pelatihan ini sangat membantu masyarakat maupun para jagal tradisional agar lebih memahami tata cara penyembelihan yang benar dan syar’i,” ujar Ismanto.

Ismanto berharap para peserta tidak hanya menyimpan ilmu tersebut, tetapi juga langsung mempraktikkannya saat Idul Adha berlangsung.

“Kami berharap masyarakat maupun para penyembelih bisa langsung menerapkan ilmu dari pelatihan Juleha ini saat menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha nanti,” imbuhnya.

Ansor Targetkan Masjid dan Mushala Semakin Makmur

Ketua GP Ansor Karanganom, Ahmad Baha’uddin, mengaku bersyukur karena kegiatan tersebut berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat desa.

Ia menilai tingginya antusiasme warga menjadi bukti bahwa masyarakat memang membutuhkan edukasi tentang standardisasi penyembelihan halal.

“Animo masyarakat luar biasa besar. Mereka benar-benar serius menyerap ilmu tentang fikih penyembelihan sesuai tuntunan syariat Islam,” kata Ahmad Baha’uddin.

Ahmad menambahkan, pelatihan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memakmurkan tempat ibadah di lingkungan pedesaan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi wasilah untuk memakmurkan masjid dan mushala, sekaligus memperkuat kerukunan sosial keagamaan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Gandeng Penyuluh KUA Durenan sebagai Pemateri

Untuk memperkuat kualitas pelatihan, GP Ansor menghadirkan Ustaz Hermawan Faisal sebagai pemateri utama. Ustaz Hermawan merupakan penyuluh resmi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Durenan sekaligus praktisi yang berpengalaman di bidang penyembelihan halal.

Dalam pelatihan tersebut, Ustaz Hermawan membekali peserta dengan berbagai materi penting, mulai dari rukun dan sunah penyembelihan, teknik penanganan hewan kurban secara humanis, hingga tata cara menjaga kebersihan pasca-penyembelihan.

Melalui pelatihan Juleha ini, GP Ansor Karanganom berharap semakin banyak kegiatan edukatif yang lahir dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan kreatif yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat luas,” pungkas Ahmad Baha’uddin.(CIA)

Views: 3