Langkah Cerdas Bagi Peternak Tangkal Penyebaran PMK Pada Sapi dan Kambing

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id –  Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak di Trenggalek masih menjadi tantangan besar bagi peternak. Hingga saat ini, tercatat 541 kasus PMK pada sapi dengan 11 ekor di antaranya mati. Meski pemerintah daerah tengah menunggu distribusi vaksin dan obat-obatan dari provinsi, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, Joko Susanto, memberikan panduan penting yang bisa dilakukan peternak untuk meminimalkan penyebaran penyakit.

Jaga Kebersihan dan Pisahkan Ternak Sakit

Menurut Joko, langkah utama yang dapat dilakukan peternak adalah menjaga kebersihan kandang dan memisahkan ternak yang sakit dari yang sehat.

“Jangan gunakan alat makan atau wadah minum yang sama untuk keduanya karena itu dapat menjadi media penularan,” ungkapnya.

Selain itu, Joko mengingatkan pentingnya karantina bagi ternak baru. Langkah ini bertujuan untuk memastikan apakah ternak tersebut benar-benar sehat atau terjangkit PMK.

“Ternak baru yang dibeli sebaiknya dipisahkan dari ternak lama selama minimal 14 hari,” tambahnya.

Edukasi ke Peternak, Kunci Utama Pencegahan

Dinas Peternakan Trenggalek telah memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya penerapan biosekuriti di setiap kandang. Edukasi ini meliputi cara membersihkan alat-alat peternakan, menjaga kebersihan lingkungan kandang, serta langkah-langkah isolasi ternak yang sakit.

“Kesadaran peternak adalah kunci utama dalam mencegah penularan PMK. Misalnya, jika ada ternak sakit yang diberikan jamu atau obat, alat yang digunakan untuk ternak sakit tidak boleh dipakai lagi untuk ternak sehat,” ujar Joko.

Harapan dan Optimisme untuk Peternak

Joko juga mengapresiasi peternak yang terus berupaya menjaga kesehatan ternak mereka meskipun di tengah keterbatasan.

“Kami memahami kesulitan yang dihadapi peternak, tetapi dengan langkah-langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan, memisahkan ternak sakit, dan melakukan karantina, kita bisa menekan penyebaran PMK secara signifikan,” tutupnya.(CIA)

Views: 1