Beranda NEWS MOMENT Penggabungan 2 BPR Terganjal Laporan Keuangan, Pansus & Fraksi Fraksi DPRD Trenggalek...

Penggabungan 2 BPR Terganjal Laporan Keuangan, Pansus & Fraksi Fraksi DPRD Trenggalek Minta Audit

156

TRENGGALEK, bioztv.id – Penggabungan BPR Bangkit Prima Sejahtera (BPS) dan BPR Jwalita Trenggalek masih terganjal laporan keuangan. Pasalnya, laporan keuangan yang disampaikan BPR BPS ke pansus 2 DPRD Trenggalek, tidak ada lampiran hasil audit dari tim independent.  Akibatnya, Pansus 2 kurang yakin dengan leporan tersebut.

Dari hasil rapat antara fraksi fraksi DPRD Treggalek bersama Pansus 2, dan tim asistensi pemerintah daerah, diketahui bahwa pembahasan ranperda penggabungan BPS BPS dan BPR Jwaita sudah mendekati final. Namun, pansus 2 masih kurang yakin dengan laporan keuangan BPR BPS, karena laporan keuangannya tidak disertai hasil audit eksternal. Pasalnya, pihak BPR BPS meyakini jika aset BPR dibawah 10 Miliar rupiah, maka tidak wajib melampirkan hasil audit.

Wakil ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi menyampaikan, Dari hasil rapat antara Fraksi Fraksi, Pansus dan tim asistensi pemerintah daerah, akhirnya disepakati jika BPR BPS siap lakukan audit eksternal. Rencananya audit ini akan dilakukan pada awal bulan maret mendatang.

Doding juga menambahkan, mengingat pihak otoritas jasa keuangan (OJK) targetkan laporan penggabungan BPR ini selesai pada 25 Februari, sementara itu proses audit baru dilakukan pada awal maret, nantinya DPRD meminta agar pemerintah daerah mengirim surat ke OJK untuk menerangkan jika penggabungan BPR ini masih dalam proses.