Vaksinasi Door To Door, BIN Sasar Warga di Daerah Terpencil Trenggalek

oleh
oleh
Gencarkan vaksinasi Covid-19, Badan Intelijen Negara (BIN), sasar sejumlah warga di daerah Terpencil. Salah satu daerah yang menjadi sasaran vaksinasi ini adalah Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Daerah ini dijadikan sasaran vaksinasi, karena jauh dari pusat layanan kesehatan masyarakat.
Gencarkan vaksinasi Covid-19, Badan Intelijen Negara (BIN), sasar sejumlah warga di daerah Terpencil. Salah satu daerah yang menjadi sasaran vaksinasi ini adalah Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Daerah ini dijadikan sasaran vaksinasi, karena jauh dari pusat layanan kesehatan masyarakat.

TRENGGALEK, bioztv.id – Gencarkan vaksinasi Covid-19, Badan Intelijen Negara (BIN), sasar sejumlah warga di daerah Terpencil. Salah satu daerah yang menjadi sasaran vaksinasi ini adalah Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Daerah ini dijadikan sasaran vaksinasi,  karena jauh dari pusat layanan kesehatan masyarakat.

Percepatan vaksinasi yang dilakukan BIN,  dilaksanakan serentak di tiga provinsi ,  yakni Banten,  Jawa Barat dan Trenggalek Jawa Timur, dengan jumlah vaksin mencapai tujuh ribu dosis. Khusus di Trenggalek BIN menyediakan  dua ribu dosis . Untuk mengintensifkan vaksinasi,  tim kesehatan dan BIN melakukan penyuntikan vaksin dengan cara mendatangi langsung ke rumah-rumah warga atau door to door.

Kepala BIN daerah Jawa Timur ,  Marsekal Madya TNI Rudy Iskandar menyampaikan, Selain dilakukan secara door to door,  panitia juga menyediakan tempat vaksinasi massal yang diikuti oleh ratusan warga. Rencananya ,  dalam program vaksinasi ini ,  BIN juga akan menyasar Pondok Pesantren dan Madrasah Tsanawiyah yang ada di Trenggalek.

Rudy Iskandar juga menambahkan, dengan lakukan vaksinasi yang menyasar daerah terpencil ini, pihaknya berharap bisa membantu percepatan program vaksinasi nasional. Selain itu juga mempermudah masyarakat dalam mendapatkan vaksin, sehingga segera terbentuk Herd Immunity bagi masyarakat.

Views: 1