TRENGGALEK, bioztv.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek kembali bernapas setelah sempat tersendat. Badan Gizi Nasional (BGN) mulai mengucurkan dana operasional secara bertahap kepada dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya berhenti beroperasi.
Sebanyak 11 dari 15 dapur yang sempat mogok kini telah menerima transfer anggaran. Dengan pencairan ini, pengelola dapur mulai bisa menjalankan kembali operasionalnya, meski empat dapur lainnya masih menunggu giliran pencairan.
Dapur Mulai Bersiap, Target Sabtu Operasional Penuh
Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, Saeroni, menyebut pencairan dana ini sebagai angin segar bagi keberlanjutan program pemenuhan gizi anak sekolah. Setelah 10 dapur menerima dana pada Selasa lalu, satu dapur tambahan menyusul memperoleh transfer pada Kamis (24/12/2025).
“Sekarang tinggal empat dapur yang dananya belum cair. Kami masih menunggu proses transfer dari pusat untuk empat wilayah tersebut,” ujar Saeroni.
Meski dana sudah masuk ke rekening, pengelola dapur belum bisa langsung mendistribusikan makanan. Mereka harus terlebih dahulu membeli bahan baku dan menyiapkan peralatan operasional.
“Tim dapur membutuhkan waktu persiapan. Perkiraan kami, mereka mulai beroperasi kembali antara Rabu atau Sabtu,” tambahnya.
Status Tunggakan Lama Masih Menunggu Kejelasan
Satgas MBG hingga kini belum menerima kepastian apakah dana yang cair juga menutup biaya operasional lama yang sempat tertunda. Meski begitu, Saeroni menegaskan bahwa pihaknya tetap fokus pada pemulihan layanan.
“Fokus utama kami memastikan dapur yang sempat berhenti bisa kembali beroperasi. Yang terpenting, dana kini sudah berada di tangan pengelola,” tegasnya.
Empat Dapur Masih Menunggu Pencairan
Dari total 50 dapur MBG yang aktif di Trenggalek, 11 dapur mulai bersiap beroperasi kembali. Sementara itu, empat wilayah berikut masih menanti transfer dana dari pusat:
- SPPG Petung (Kecamatan Dongko)
- SPPG Bendoagung 2 (Kecamatan Kampak)
- SPPG Banjar (Kecamatan Panggul)
- SPPG Pule (Kecamatan Pule)
Libur Semester Tak Hentikan Distribusi MBG
Saeroni menegaskan bahwa libur semester sekolah tidak menghentikan program MBG. Selama bukan hari libur nasional atau tanggal merah, petugas tetap menyalurkan makanan bergizi kepada siswa.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah menyiapkan skema khusus. Dinas Pendidikan menugaskan petugas piket di setiap sekolah untuk memfasilitasi pengambilan makanan oleh siswa.
“Siswa bisa datang langsung ke sekolah untuk mengambil makanan. Petugas piket sudah siap melayani. Kami berkomitmen menjaga asupan gizi anak-anak Trenggalek, meskipun mereka sedang libur sekolah,” pungkas Saeroni.(CIA)
Views: 46

















