TRENGGALEK, bioztv.id – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menampilkan wajah baru yang lebih segar dan teknokratis untuk periode 2025–2030. Partai berlambang banteng ini tidak lagi hanya mengandalkan politisi senior, melainkan menggandeng mantan birokrat, aktivis perempuan, hingga pelaku industri kreatif sebagai pengurus inti.
Pengurus DPC PDIP Trenggalek mengumumkan susunan baru tersebut usai Konferensi Cabang (Konfercab) yang berlangsung di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (20/12/2025). Sekretaris DPC PDIP Trenggalek, Doding Rahmadi, menegaskan bahwa partai mengambil langkah strategis untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.
“Konfercab menetapkan Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) kembali sebagai Ketua, saya sebagai Sekretaris, dan Dsit Sasongko sebagai Bendahara. Total ada 15 pengurus yang siap mengawal partai selama lima tahun ke depan,” ujar Doding.
Jaga Tradisi Regenerasi, 30 Persen Pengurus Baru
Doding menjelaskan bahwa PDIP secara konsisten menjalankan tradisi regenerasi dengan menghadirkan minimal 30 persen wajah baru dalam struktur inti kepengurusan. Salah satu figur yang paling menyita perhatian publik adalah Ramelan.
Mantan Kepala Dinas PUPR Trenggalek itu kini mengisi posisi Wakil Kepala Bidang Politik, Pemerintahan, dan Kebijakan Publik. Dengan memasukkan Ramelan, PDIP memperkuat pendekatan teknokratis dalam perumusan kebijakan daerah.
Rangkul Milenial dan Ekonomi Digital
Untuk menjawab tantangan era digital, PDIP Trenggalek menunjuk Yanu Andi Prasetyo, penggiat media sosial sekaligus pelaku UMKM lokal, untuk menangani bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital.
“Kami menyadari perkembangan ekonomi dan teknologi berlangsung sangat cepat. Dengan melibatkan kader muda seperti Yanu, kami ingin tetap relevan dengan kebutuhan generasi sekarang,” kata Doding, yang juga menjabat Ketua DPRD Trenggalek.
Selain itu, PDIP Trenggalek memperkuat peran perempuan dengan mempercayakan Sri Puwirahayu memimpin bidang Pertanian, Pangan, dan Lingkungan Hidup.
Instruksi ‘Turun ke Bawah’ demi Pulihkan Kepercayaan Publik
Menjawab tantangan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik, Doding menegaskan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi langsung kepada seluruh kader agar lebih dekat dengan rakyat.
“Untuk mengembalikan kepercayaan publik, kader harus hadir langsung membantu persoalan warga. Kami bukan partai feodal. Kami mengandalkan sistem organisasi dan akuntabilitas kader,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, PDIP Trenggalek akan melakukan reorganisasi menyeluruh hingga tingkat dusun setelah Konfercab.
Target Politik Jangka Menengah dan Panjang
Menghadapi agenda politik ke depan, PDIP Trenggalek menetapkan target ambisius namun realistis, antara lain:
- Tahun 2027: Menyukseskan Pilkades serentak untuk memperkuat basis akar rumput.
- Pemilu 2029: Meningkatkan perolehan kursi DPRD dari 13 menjadi 16 kursi.
- Pilkada Mendatang: Mengusung kader internal sendiri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati.
Dengan memadukan pengalaman birokrasi, energi generasi muda, dan kekuatan struktur partai, PDIP Trenggalek optimistis mampu menjawab tantangan politik di era perubahan.(CIA)
Views: 132

















