PDIP Trenggalek Gebrak Hari Kartini dengan Musancab: Wajibkan 30% Perempuan & Masifkan Gen Z

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idPDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk memperkuat barisan sekaligus mempercepat regenerasi kader. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang berlangsung serentak untuk 14 kecamatan, partai berlambang banteng ini menegaskan komitmennya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam struktur kepengurusan.

PDI Perjuangan menggelar agenda besar ini di Hall Hotel Hayam Wuruk pada Selasa (21/4/2026). Musancab kali ini tidak sekadar menjadi rutinitas lima tahunan, melainkan langkah strategis untuk memperbarui kekuatan organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari seluruh desa dan kelurahan.

“Kami menggelar Musancab ini secara serentak se-Kabupaten Trenggalek. Peserta berasal dari pengurus inti (KSB) ranting di 157 desa dan kelurahan, totalnya mencapai lebih dari 500 orang,” jelas Doding.

Wajibkan Kuota Perempuan dan Kader Muda

Doding menegaskan bahwa Musancab kali ini mengusung misi regenerasi kader secara terstruktur. Partai menetapkan aturan ketat bagi setiap Pengurus Anak Cabang (PAC) dalam menyusun formasi kepengurusan.

Dalam satu struktur PAC yang berisi 11 orang, partai mewajibkan minimal empat posisi untuk kader perempuan. Selain itu, partai juga mengalokasikan tiga posisi untuk kader Generasi Z atau anak muda.

“Ini bentuk komitmen nyata kami dalam regenerasi. Dari 11 pengurus, empat orang harus perempuan dan tiga orang berasal dari Gen Z yang berusia di bawah 35 tahun,” tegas Doding.

Penetapan kuota ini bertujuan menjamin keberlanjutan organisasi sekaligus menjawab dinamika politik ke depan.

Strategi Mengunci Pemilih Muda 2029

Langkah ini sejalan dengan proyeksi peta politik Pemilu 2029, di mana generasi muda akan mendominasi pemilih. PDI Perjuangan menyadari bahwa keterlibatan Gen Z dalam struktur internal menjadi kunci menjaga relevansi partai.

“Ke depan, generasi muda akan mendominasi jumlah pemilih. Karena itu, struktur partai harus beradaptasi sejak sekarang,” ujarnya.

Selain itu, partai memprioritaskan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Partai menilai perspektif perempuan penting untuk menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

PAC Jadi Ujung Tombak Partai

Dalam struktur organisasi, PAC memegang peran vital sebagai ujung tombak di tingkat kecamatan. Melalui Musancab, PDI Perjuangan memastikan mesin partai di level bawah tetap solid dan responsif terhadap persoalan masyarakat.

Forum ini juga menjadi ruang untuk merumuskan strategi politik yang adaptif terhadap perubahan perilaku pemilih serta tantangan sosial-ekonomi daerah.

“PAC adalah garda terdepan kami. Karena itu, kader yang mengisi posisi ini harus siap terjun langsung dan memahami kondisi riil di lapangan,” imbuh Doding.

Siap Turun Lapangan, Advokasi Warga Miskin

Selain menjalankan fungsi politik, pengurus baru di tingkat PAC juga akan aktif bekerja di lapangan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Salah satu fokusnya adalah membantu warga yang mengalami persoalan jaminan kesehatan.

Pengurus PAC akan mengadvokasi warga yang kepesertaan BPJS-nya nonaktif, khususnya dari kalangan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Mereka akan membantu proses pengusulan ulang kepada pemerintah, terutama bagi warga yang benar-benar masuk kategori tidak mampu.

“Kami ingin pengurus PAC tidak hanya bergerak secara politik, tetapi juga hadir langsung membantu persoalan masyarakat, termasuk soal BPJS nonaktif agar bisa diaktifkan kembali melalui jalur bantuan pemerintah,” tegas Doding.

Kolaborasi Senior dan Energi Muda

Meski mendorong regenerasi, partai tetap menjaga keseimbangan antara pengalaman kader senior dan energi kader muda. PDI Perjuangan memadukan keduanya untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong inovasi organisasi.

“Kami menggabungkan kearifan kader lama dengan energi segar kader muda agar program partai berjalan lebih efektif dan progresif,” pungkas Doding.(CIA)

Views: 18