ASN Trenggalek Patungan 1,4 M Untuk jalan Rusak, Mas Ipin Ungkap Satgas Daya Diluncurkan Juni

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) Trenggalek menunjukkan kepedulian dengan menyisihkan sebagian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk membantu pembangunan daerah. Hingga triwulan pertama 2025, donasi ASN Trenggalek terkumpul mencapai Rp 1,4 miliar. Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan meluncurkan Satgas Daya untuk mengelola kegiatan ini.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin, menjelaskan bahwa dana tersebut akan dimanfaatkan untuk perbaikan infrastruktur. Fokus utamanya untuk kegiatan yang belum terjangkau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dana ini adalah wujud keikhlasan ASN Trenggalek. Mereka ingin berkontribusi langsung membangun daerah, terutama pada titik-titik yang belum terdanai APBD,” kata Mas Ipin.

Menurut Mas Ipin, dana donasi ini rencananya akan digunakan untuk memperbaiki jalan-jalan rusak yang membahayakan. Lubang-lubang di jalan yang sering dikeluhkan warga akan menjadi sasaran utama. Meskipun jumlah anggarannya terbatas, manfaatnya diyakini akan langsung terasa.

“Jika untuk membangun jalan secara keseluruhan mungkin belum mencukupi, karena dana yang terkumpul sekitar Rp 1,4 miliar. Namun, setidaknya kita bisa memastikan jalan-jalan yang rusak parah atau berlubang dapat ditambal terlebih dahulu. Itu prioritas kita,” tambahnya.

Mas Ipin memastikan pengelolaan dana ini akan transparan dan melibatkan banyak pihak. Rencananya, sebuah satuan tugas khusus yang diberi nama “Satgas Daya”, akan diluncurkan pada Juni mendatang. Peluncuran Satgas ini bertujuan untuk menindaklanjuti pemanfaatan dana donasi ASN tersebut.

“Persiapan sudah kita lakukan. Insyaallah Juni ini Satgas Dayanya akan kita launching. Setelah itu, baru kita eksekusi kegiatan di lapangan,” ungkap Mas Ipin.

Mengenai teknis pelaksanaan, Mas Ipin menjelaskan bahwa perbaikan jalan akan dilakukan secara swakelola. Artinya, masyarakat atau komunitas lokal dapat mengajukan permohonan bantuan perbaikan jalan kepada bupati, yang kemudian akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Misalnya, komunitas atau kelompok masyarakat ingin membantu menambal jalan, mereka bisa mengajukan surat permohonan. Nanti kita bantu menggunakan dana ini. Jadi, semua bisa ikut terlibat,” tandas Mas Ipin. (CIA)

Views: 72