TRENGGALEK, bioztv.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mencatat tren positif penerimaan pajak daerah yang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Sepanjang 2025, Pemkab mengumpulkan pendapatan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga Rp53,6 miliar. Pemerintah kini mengalokasikan dana tersebut untuk memperkuat pembangunan jalan dan jembatan di berbagai wilayah.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, yang akrab disapa Mas Ipin, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengembalikan setiap rupiah pajak kendaraan kepada masyarakat melalui pembangunan fasilitas publik.
“Karena sumbernya dari kendaraan bermotor, tentu kami kembalikan untuk infrastruktur. Itulah alasan mengapa tahun ini kami menambah anggaran infrastruktur secara signifikan,” ujar Mas Ipin.
Anggaran Infrastruktur Naik Drastis
Mas Ipin menjelaskan bahwa peningkatan penerimaan pajak langsung memperkuat anggaran pembangunan daerah. Tahun ini, Pemkab Trenggalek menaikkan alokasi anggaran sektor infrastruktur hingga sekitar Rp95 miliar, jauh lebih besar dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp60 miliar.
Pemerintah mengambil langkah ini untuk mempercepat perbaikan akses jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.
Selain mengandalkan pajak kendaraan, Pemkab Trenggalek juga mengelola sumber pendapatan lain seperti Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) secara proporsional. Meski nilai penerimaan cukai rokok menurun, Mas Ipin tetap mengarahkan dana tersebut untuk memperkuat sektor kesehatan.
“Kami memprioritaskan dana cukai untuk membantu warga yang kepesertaan BPJS-nya dinonaktifkan oleh pusat. Jika tidak terjaring PBI Nasional, kami bantu melalui PBID,” jelasnya.
Balik Nama Plat AG Berhadiah Motor
Untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak, Pemkab Trenggalek melanjutkan program undian berhadiah bagi warga yang melakukan balik nama kendaraan ke plat AG Trenggalek. Pemerintah akan mengundi hadiah tersebut saat peringatan hari jadi Kabupaten Trenggalek.
“Selama setahun ini, siapa pun yang memutasi kendaraan ke plat AG Trenggalek otomatis mendapat nomor undian. Sebelumnya kami sudah membagikan hadiah mulai dari sepeda, motor, hingga televisi,” kata Mas Ipin.
Ia juga mengajak warga yang membeli kendaraan dari luar daerah untuk segera mengurus administrasi di Trenggalek agar pajak kendaraan mereka kembali menjadi pemasukan daerah.
“Dengan plat nomor lokal, kontribusi pajak warga bisa langsung kita rasakan untuk membangun jalan di depan rumah sendiri,” tambahnya.
Target Pendapatan 2026 Naik 4 Persen
Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan BPKPD Trenggalek, Asmungi, menjelaskan bahwa kebijakan opsen PKB telah berjalan sejak Januari 2025 dan kini memasuki tahun kedua. Ia menyebut realisasi penerimaan tahun lalu bahkan melampaui target yang ditetapkan.
Melihat tingginya partisipasi masyarakat, pemerintah daerah menaikkan target penerimaan sebesar 4 persen menjadi Rp55,8 miliar untuk 2026.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Trenggalek yang taat membayar pajak kendaraan secara sukarela. Uang pajak ini menjadi modal utama kami meningkatkan kualitas jalan, jembatan, dan layanan publik lainnya,” pungkas Asmungi.(CIA)
Views: 27
















