TRENGGALEK, bioztv.id – Sejak insiden tragis yang merenggut nyawa tiga bocah pada Juni 2023, kolam renang Tirta Jwalita di Kabupaten Trenggalek hingga kini masih belum kembali beroperasi. Penutupan total fasilitas yang merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Trenggalek ini menimbulkan pertanyaan tentang pengelolaan aset pemerintah daerah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Sunyoto, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mencari solusi terbaik agar kolam renang ini dapat kembali dimanfaatkan dengan optimal.
“Terus terang saja, ini masih kita diskusikan dengan berbagai pihak, karena kolam renang Tirta Jwalita merupakan aset pemerintah daerah,” kata Sunyoto.
Ia menambahkan bahwa kemungkinan pengelolaan kolam renang tersebut akan diserahkan kepada pihak ketiga.
“Tujuannya untuk memastikan pelayanan yang lebih profesional,” imbuh Sunyoto.
Menurut Sunyoto, meskipun sudah ada beberapa pihak ketiga yang secara lisan menyatakan minatnya untuk mengelola kolam renang, proses pengambilalihan pengelolaan tidak dapat dilakukan secara instan.
“Kita harus menggandeng bagian aset, Bakeuda, bagian perekonomian, dan OPD teknis lain yang terlibat. Ini nanti akan menjadi keputusan bersama pemerintah Kabupaten Trenggalek,” jelasnya.
Pertimbangan Serius untuk Melibatkan Pihak Ketiga
Dalam pandangan Sunyoto, melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaan aset seperti kolam renang “Tirta Jwalita” dapat memberikan hasil yang lebih optimal.
“Kalau dikelola langsung oleh dinas, selain tenaga yang kurang, pelayanan yang diberikan juga saya kira berbeda dibandingkan jika dikelola oleh pihak profesional,” ujarnya.
Tidak hanya untuk Tirta Jwalita, Sunyoto mengungkapkan bahwa aset-aset lain yang berpotensi juga mungkin akan dipertimbangkan untuk dikerjasamakan dengan pihak swasta. Namun, hingga kini, belum ada kepastian kapan keputusan final akan diambil.
“Terkait kepastian realisasi, kita masih harus berbicara lebih lanjut dengan berbagai pihak yang terlibat. Meskipun selama ini dikelola oleh Dinas Pariwisata, keputusan akhirnya tentu melibatkan seluruh elemen pemerintah daerah,” tambah Sunyoto.
Menanti Keputusan Bersama
Warga Trenggalek pun masih menanti dengan harap-harap cemas akan nasib salah satu destinasi rekreasi unggulan ini. Banyak pihak berharap kolam renang Tirta Jwalita dapat segera dihidupkan kembali dengan pengelolaan yang lebih baik demi memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kami memahami pentingnya fasilitas ini bagi masyarakat, namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kami ingin memastikan semua aspek pengelolaan, termasuk keamanan, benar-benar terpenuhi sebelum Tirta Jwalita dibuka kembali,” tegas Sunyoto.
Dengan berbagai pertimbangan yang sedang didiskusikan, masa depan kolam renang Tirta Jwalita kini berada di tangan keputusan bersama pemerintah Kabupaten Trenggalek.
“Semoga langkah langkah yang dilakukan pemerintah daerah, nantinya kolam renang tirta jwalita dapat membawa manfaat terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.(CIA)
Views: 3

















