Ada 2 Investor Yang Berminat, Pengelolan Kolam Renang Tirta Jwalita Terganjal Negosiasi & Evaluasi

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Kolam renang Tirta Jwalita, yang pernah menjadi ikon olahraga air di Trenggalek, kini menjadi potret kemunduran aset daerah. Meski sudah ada 2 investor yang berminat mengelola kolam renang tersebut, namun hingga awal 2025 ini masih terganjal proses negosiasi dan evaluasi.

Mangkraknya kolam renang tirta jwalita ini terjadi sejak insiden tragis tenggelamnya tiga bocah pada tahun 2023, kolam renang yang terletak di sebelah Stadion Menak Sopal ini hingga kini belum kembali difungsikan. Kondisi ini memunculkan tantangan baru, mulai dari ancaman kesehatan akibat genangan air hingga potensi hilangnya pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya mencari solusi dengan menawarkan pengelolaan kolam renang ini kepada pihak ketiga. Menurutnya, sudah ada dua investor lokal yang menunjukkan minat untuk mengelola aset tersebut.

“Saat ini ada dua investor lokal yang masuk. Kami sedang mempelajari dan berkoordinasi terkait kontribusi yang bisa mereka berikan ke daerah. Harapannya, kolam ini segera difungsikan lagi sehingga bisa memberikan tambahan PAD bagi Trenggalek,” ungkap Sunyoto.

Sejak tidak beroperasi, kondisi kolam renang Tirta Jwalita kian memprihatinkan. Kolam yang dibiarkan mangkrak kini menampung genangan air hujan, yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan warga sekitar.

Potensi Ekonomi yang Tertunda

Kolam renang Tirta Jwalita sejatinya memiliki potensi besar untuk menjadi penyumbang PAD bagi Kabupaten Trenggalek. Dengan lokasinya yang strategis di kawasan olahraga, kolam ini dapat dikembangkan sebagai pusat rekreasi keluarga atau sarana olahraga

“Tahun ini ada investor yang akan masuk, dan tahun lalu juga ada yang tertarik. Tapi kami harus memastikan semuanya sesuai dengan regulasi dan aset ini tetap memberikan kontribusi maksimal bagi daerah,” jelas Sunyoto.

Harapan Warga dan Komitmen Pemerintah

Masyarakat Trenggalek berharap pemerintah segera menemukan solusi agar kolam renang Tirta Jwalita dapat beroperasi kembali. Selain sebagai sarana rekreasi, revitalisasi kolam renang ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata daerah dan memacu menumbuhkan geliat ekonomi lokal.

“Kami terus berupaya agar aset ini bisa kembali dimanfaatkan. Dengan koordinasi yang baik dan dukungan dari investor, kami optimis Tirta Jwalita menjadi salah satu ikon wisata yang membanggakan,” jelas Sunyoto.

Dengan potensi besar yang dimilikinya, masa depan kolam renang Tirta Jwalita bergantung pada keberhasilan pemerintah dan investor dalam mengembalikan fungsinya.

“Semoga Tirta Jwalita tidak hanya kembali beroperasi, tetapi juga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Trenggalek,” pungkas Sunyoto.(CIA)

Views: 1