Tak Luput Tantangan, PDI Perjuangan Targetkan Kemenangan Telak di Pilkada Trenggalek dan Pilgub Jatim 2024

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – PDI Perjuangan Jawa Timur menargetkan kemenangan besar dalam dua ajang pemilihan penting pada 2024. KEduanya yakni Pemilihan Bupati (Pilbup) Trenggalek dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Melalui konsolidasi yang kuat, partai ini optimistis bisa meraih kemenangan di dua medan pertempuran tersebut, khususnya di Kabupaten Trenggalek.

Saat menghadiri rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDI Perjuangan di Trenggalek, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Trenggalek, Deny Wicaksono, targetkan kemenangan untuk Pilbup maupun Pilgub. Namun, Deni mengakui jika untuk Pilgub di Trenggalek memiliki tantangan tersendiri.

“Untuk Pilkada Trenggalek, kami menargetkan kemenangan hingga 90 persen,” ujar Deny Wicaksono, Jumat (11/10/2024).

Menurut Deny, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung oleh PDI Perjuangan, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) dan Syah Muhammad Natanegara (Mas Syah), diunggulkan untuk menang telak pada Pilkada Trenggalek 2024.

“Pasangan Mas Ipin dan Mas Syah akan menghadapi kotak kosong, sehingga target kemenangan di atas 90 persen sangat realistis,” katanya.

Sementara untuk Pilgub Jawa Timur, PDI Perjuangan mengusung pasangan Tri Risma Harini dan Gus Hans. Meski menghadapi persaingan ketat, Deny tetap optimistis pasangan ini bisa meraih kemenangan di Kabupaten Trenggalek dengan target 60 persen suara.

“Walaupun ada tiga pasangan calon di Pilgub Jatim, termasuk salah satunya berasal dari Trenggalek, kami tetap optimistis pasangan Tri Risma dan Gus Hans bisa meraih 60 persen suara di sini,” jelas Deny.

Salah satu tantangan terbesar adalah menaikkan elektabilitas pasangan Tri Risma dan Gus Hans, yang masih berada di bawah pasangan lain. Menurut Deny, meskipun popularitas Tri Risma belum maksimal, tren kenaikan elektabilitasnya cukup signifikan.

“Elektabilitas pasangan Tri Risma dan Gus Hans terus naik, dan kami akan memanfaatkan momentum ini hingga hari pemilihan,” tambahnya.

Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia pada periode 4-10 September 2024, elektabilitas pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak masih mendominasi dengan 57,8 persen, sementara Tri Risma dan Gus Hans berada di angka 22,7 persen, dan pasangan Luluk-Lukmanul hanya mencapai 2,2 persen. Namun, Deny tetap optimis pasangan yang diusung PDI Perjuangan akan terus meningkat seiring dengan kampanye yang lebih intens.

“Kami berharap dengan kerja keras seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan, elektabilitas Tri Risma dan Gus Hans bisa terus meningkat dan melampaui pasangan lainnya,” tegasnya.

PDI Perjuangan menyadari bahwa kemenangan dalam Pilkada Trenggalek dan Pilgub Jatim 2024 tidak bisa diraih tanpa strategi matang dan konsolidasi kuat. Deny menekankan pentingnya soliditas seluruh elemen partai dalam mendukung pasangan calon yang diusung.

“Kader partai harus terus bergerak, memperkuat basis dukungan, dan memastikan setiap warga mendapatkan informasi yang benar mengenai pasangan calon yang kita usung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Deny juga menyebutkan bahwa kemenangan Mas Ipin di Pilkada Trenggalek bukan hanya tentang mengamankan jabatan politik, tetapi juga memastikan keberlanjutan program pembangunan yang telah dirintis selama ini.

“Kemenangan Mas Ipin dan Mas Syah akan memastikan Trenggalek terus bergerak maju dengan program-program inovatif yang pro-rakyat,” pungkasnya.(CIA)

 

Views: 3