Trenggalek, bioztv.id – Ribuan Warga Gruduk Balai Desa Sugihan, Kecamatan Kampak, Trenggalek, menggeruduk Balai Desa Sugihan pada Minggu malam (22/9) hingga tengah malam. Aksi ini merupakan buntut dari kasus santriwati yang hamil hingga melahirkan. Aksi ini menjadi tindak lanjut dari aksi sebelumnya, yakni warga geruduk pondok untuk menuntut pertanggung jawaban.
Imam Safii, perwakilan warga, menyampaikan bahwa mediasi antara warga dan pihak kepolisian telah dilakukan. Dalam pertemuan tersebut, polisi mengonfirmasi bahwa kasus ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Hasil mediasi diketahui jika pihak kepolisian. Mereka menjamin bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti dengan serius.
“Warga akhirnya bisa membubarkan diri setelah mendengar kepastian tersebut. Kami berharap penanganan ini bisa berjalan cepat,” ungkap Imam Safii.
Warga sempat menuntut agar pimpinan pondok dihadirkan pada malam itu, namun pihak kepolisian menjelaskan bahwa keberadaan pimpinan pondok saat ini belum diketahui. Polisi meminta warga bersabar dan menanti perkembangan penyelidikan yang sedang berlangsung.
Ketua PC-GP Ansor Trenggalek, Gus Zaki, yang turut hadir dalam mediasi, menegaskan bahwa kasus ini harus dikawal dengan baik agar tidak terjadi kecurangan dalam proses hukum. Warga menuntut agar pimpinan pondok yang diduga menghamili korban segera dihadirkan. Namun, karena kasus ini sudah masuk tahap penyidikan, pihak kepolisian akan memanggil terduga pelaku secara resmi, dan jika perlu, dilakukan penjemputan paksa.
“Kami berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga selesai secara profesional, tanpa ada permainan uang maupun pengaruh lainnya,” ujar Gus Zaki.
Menurut Gus Zaki, masyarakat akhirnya bisa menerima hasil mediasi tersebut, tetapi tetap berharap agar kasus ini diawasi dengan ketat. Mereka ingin memastikan bahwa keadilan ditegakkan dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal
Sebelumnya, pada Minggu pagi, ratusan warga telah mendatangi pondok pesantren terduga pelaku. Namun, pimpinan pondok tidak dapat ditemui dengan alasan sedang bepergian. Tak puas dengan hasil tersebut, warga kemudian melanjutkan aksi protes ke Balai Desa Sugihan pada malam harinya. (CIA)
Views: 6
















