TRENGGALEK, bioztv.id – Gedung baru Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek yang dibangun sejak tahun 2019 lalu, hingga kini masih mangkrak.
Kepala Dinkes PPKB Trenggalek, dr. Sunarto, mengatakan bahwa gedung tersebut sebenarnya sudah selesai dibangun pada tahun 2019. Namun, karena adanya refocusing anggaran akibat pandemi COVID-19, pembangunan gedung tersebut tidak bisa dilanjutkan.
“Gedung itu selesai dibangun sejak sekitar tahun 2019 ya, Tahun 2019 Sebenarnya waktu itu memang bangunan ini belum selesai 100% ya, kemudian 2020 sebenarnya sudah dianggarkan dari Kabupaten, cuma pada waktu itu terus ada covid-19 dan terjadi refocusing anggaran berkali-kali, akhirnya bangunan itu belum selesai,” kata Sunarto.
Selama ini gedung tersebut sempat digunakan sebagai asrama COVID-19 (Ascov) hingga hampir dua tahun. Kemudian, pada tahun 2022, gedung tersebut digunakan sebagai Labkesda.
“Kemudian dari proses tersebut, bangunan kamtor baru DInakes sempat digunakan untuk Asrama Covid-19 (Ascov), hampir 2 tahun. Dari situ sudah ada Ribuan Orang tertolong Kemudian di 2022 valu juga digunakan untuk Labkesda, karena saat itu Labkesda dibangun terus pindah ke sana. sebenarnya kalau dilihat secara kosong itu enggak pernah kosong total ya,” ujar Sunarto.
Pada tahun 2023, ada anggaran dari perubahan anggaran (PAK) untuk pembangunan sebagian pagar gedung. Kemudian, pada tahun 2024, pembangunan gedung tersebut akan dilanjutkan secara total dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024.
“Kemudian di 2023 ini ada anggaran di perubahan anggaran atau PAK ini untuk pembangunan sebagian pagar. Kemudian di 2024 nanti akan dibangun secara total dan selesai di 2024. Insyaallah begitu pembangunannya sudah selesai, kami dari DInas Kesehatan siap untuk menempati gedung yang baru tersebut,” kata Sunarto.
Sunarto menambahkan, anggaran pembangunan gedung tersebut mulai dari perencanaan sampai pembangunan ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Nantinya, setelah selesai dibangun, gedung tersebut akan diserahkan ke Dinkes PPKB.
“Kebetulan anggarannya untuk pembangunan mulai dari perencanaan sampai pembangunan itu ada di dinas PUPR. Nanti kalau sudah selesai akan diserah terimakan ke dinas kesehatan,” Ungkapnya.
Jika proses pembangunan bagian atas gedung akan diselesaikan sekalian, pihak DInkes juga mengaku tidak apa apa. Mereka akan boyongan pindah kantor secara bertahap.
“Kemarin sudah janjian dengan dinas PUPR, kalau bangunan atas mau diselesaikan terlebih dahulu kita tidak apa apa, biar kita pindahannya bertahap. Mudah-mudahan nanti di akhir 2024 atau awal 2025 kita sudah pindah ke gedung baru,” kata Sunarto.
Sunarto juga mengatakan bahwa pihaknya sudah beberapa kali menggunakan gedung tersebut, namun masih ada beberapa yang perlu penyempurnaan, seperti lantai kemudian plafonnya juga masih perlu ditata kembali. (CIA)
Views: 48

















