www.bioztv.id – Sisir tambahan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor badan usaha milik daerah, Badan aggaran (Banggar) DPRD Trenggalek, Panggil Perusahaan daerah air minum (PUDAM) Tirta Wening, PT.JET, hingga BPR Jwalita. Selain itu, Banggar juga pertanyakan perkembangan dari penyertaan modal pemerintah daerah di BPD Jatim.
Setelah panggil sejumlah OPD penghasil terkait adanya kebocoran potensi pendapatan disejumlah sektor, Banggar DPRD trenggalek panggil beberapa perusahaan milik pemerintah daerah. Hasilnya, pendapatan dari masing masing badan usaha diketahui sudah mengalami peningkatan. Namun, Banggar meminta agar badan usaha bisa terus berinovasi. Sheingga potensi pendapatan bisa terus meningkat. Dari hasil pencermatan PUDAM, juga diketahui jika saat ini sudah mulai memiliki laba sekitar 100 Juta rupiah per tahun.
Ketua Banggar DPRD Trenggalek, Samsul Anam menyampaikan, selain cermati badan usaha milik daerah, pihaknya juga mengorek perkembangan dari saham dan penyertaan modal pemerintah daerah di bank pembangunan daerah Provinsi Jawa Timur (BPD). Hasilnya juga diketahui sudah ada peningkatan. Dari nominal penyertaan modal pada Tahun 2015 sekitar 15 Miliar, saat ini sudah berkembang menjadi sekitar 50 Miliar Rupiah.
Samsul juga menambahkan, Banggar DPRD akan menyeleksikan RAPBD 2024 ini sesuai jadwal. Mengacu ketentuan yang ada, pembahasan RAPBD ini ditargetkan bisa selesai satu minggu sebelum akhir bulan November Tahun 2023. Dengan kondisi saat ini, Bangar akan pacu proses pembahasan semaksimal mungkin. Jika saat ini pembahasan masih fokus pada pendapatand aerah, pada hari rabu mendatang proses pembahasan RAPBD 2024 ini sudah akan masuk pada sektor belanja daerah. Pihaknya berharap pembahasan ini bisa segera selesai, sehingga APBD Tahun 2024 bisa segera ditetapkan.
Views: 18

















