Bupati Sudah Jawab PU Fraksi, DPRD Trenggalek Kebut Pembahasan Ranperda LKPJ 2020

oleh
oleh
Bupati Trenggalek sudah sampaikan jawaban terkait pandangan umum fraksi fraksi terhadap Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2020, DPRD Trenggalek akan segera kebut tindak lanjut pembahasan renperda. Pembahasan ini akan dimulai ditingkat komisi bersama masing masing OPD yang membidangi.
Bupati Trenggalek sudah sampaikan jawaban terkait pandangan umum fraksi fraksi terhadap Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2020, DPRD Trenggalek akan segera kebut tindak lanjut pembahasan renperda. Pembahasan ini akan dimulai ditingkat komisi bersama masing masing OPD yang membidangi.

TRENGGALEK, bioztv.id – Bupati Trenggalek sudah sampaikan jawaban terkait pandangan umum fraksi fraksi terhadap Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2020, DPRD Trenggalek akan segera kebut tindak lanjut pembahasan renperda. Pembahasan ini akan dimulai ditingkat komisi bersama masing masing OPD yang membidangi.

Sesuai jawaban bupati terhadap PU Fraksi Fraksi, diketahui bahwa bupati sudah membeberkan penyebab tidak terpenuhinya pendapatan asli daerah (PAD), Besarnya silpa, dan penyebab tidak terlampauinya sejumlah kegiatan. Sementara itu salah satu penyebab utama pada pelaksanaan APBD Tahun 2020 itu adalah faktor adanya pandemi Covid-19. Pasalnya, akibat pandemi itu, sejumlah anggaran akhirnya terdampak refokusing, sehingga sejumlah kegiatan yang sudah direncanankan tidak bisa dieksekudi.

Wakil Ketu DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi menyampaikan, dalam jawabaannya, bupati juga turut menanggapi isu hangat yang terjadi pada akhir akhir ini, salah satunya terkait munculnya Izin tambang emas di Trenggalek. Dalam hal ini, Bupati juga sudah koordinasi langsung dan berkirim surat ke  kementerian ESDM agar Izin yang sudah keluar itu ditinjau kembali.

Doding juga menambahkan, terkait munculnya defisit, bupati juga menjelaskan jika anggaran sangat dipengaruhi oleh realisasi pendapatan dan realisasi belanja. Jika realisasi pendapatan lebih kecil dari realisasi belanja maka akan terjadi defisit. Begitu juga sebaliknya jika realisasi pendapatan lebih besar dari realisasi belanja maka akan terjadi surplus.

Views: 0