TRENGGALEK, bioztv.id – Kawasan pesisir selatan Kabupaten Trenggalek berpotensi terjadi Gempa Bumi dan Tsunami setinggi 29 Meter, Pemeruntah Daerah tekankan edukasi terhadap masyarakat. Dalam hal ini badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) juga meminta agar wargq tidak panik, namun harus lebih waspada dan memahami mitigasi bencana.
Mengacu keerangan kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat terkait mitigasi bencana, pihaknya telah menyiapkan kader-kader Destana (desa tanggap bencana) tsunami. Dalam hal ini, destana tsunami memiliki tugas untuk mengedukasi masyarakat khususnya warga yang tinggal di kawasan pesisir. Destana tsunami ini telah dibentuk di 3 wilayah yang berpotensi teejadi tsunami, yaitu di Kecamatan Watulimo, Panggul, dan Kecamatan Munjungan.
Lebih lanjut Kepala BPBD Kabupaten Trenggalek, Joko Rusianto menyampaikan, untuk memberikan pemahaman mitigasi bencana terhadap masyarakat, saat ini BPBD juga telah beberapa kali menggelar simulasi kesiapsiagaan bencana alam. Hal tersebut untuk mensimulasikan mitigasi apabila terjadi bencana, baik bencana tsunami maupun bencana alam yang lain.
Sebelumnya diketahui bahwa, dari hasil perhitungan permodelan matematis, Pantai Selatan Jawa Timur berpotensi diguncang gempa bumi dengan kekuatan maksimal maghnitudo 8,7 dan potensi tsunami dengan tinggi maksimal 29 meter. Meski demikian, ini bukanlah prediksi, melainkan potensi yang dihitung oleh BMKG berdasarkan data data dan sejarah gempa bumi yang pernah terjadi di Jawa Timur.
Views: 6
















