Beranda NEWS Panggil OPD, Pansus LKPJ DPRD Trenggalek Pertanyakan Pendapatan Mencurigakan SPBU Milik Pemda

Panggil OPD, Pansus LKPJ DPRD Trenggalek Pertanyakan Pendapatan Mencurigakan SPBU Milik Pemda

141

TRENGGALEK, bioztv.id – Panggil sejumlah OPD, panitia khusus (Pansus) LKPJ DPRD Trenggalek pertanyakan catatan nilai pendapatan SPBU milik pemerintah daerah yang dinilai tidak wajar. Pasalnya, pada pencatatan pendapatan tersebut ada lonjakan nilai yang jauh lebih besar dari pendapatan tahun tahun sebelumnya.

Sesuai pencatatan pemerintah daerah yang tercantum pada Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ), pendapatan SPBU Trenggalek pada tahun 2019 lalu tercatat sekitar 46 milyar rupiah, sementara itu pada pencatatan pendapatan pada tahun tahun sebelumnya hanya sekitar 1 Miliar rupiah. Nilai lonjakan catatan tersebut dinilai Pansus LKPJ tidak wajar dan harus dilakukan klarifikasi.

Menanggapi hal ini, Ketua Pansus LKPJ, Sukarudin menyampaikan, dari hasil klasrifikasi terhadap OPD terkait, lonjakan pencatatan pendapatan tersebut terjadi karena yang tercatat tersbeut bukan hanya laba bersih, tapi omzet seluruh penjualan. Sedangkan nilai laba bersihnya hanya sekitar 1,2 Miliar rupiah. Perubahan lonjakan nilai pada catatan tersebut karena mengacu sistem pencatatan yang sesuai kaidah pencatatan APBD. Karena SPBU tersbeut belum berdiri dengan badan hukum sendiri, akhirnya nilai omset harus diikutkan pda pencatatan pendapatan.

Sukarudin juga menambahkan, untuk mempermudah pencatatan agar nilai omset tidak masuk pada pencatatan pendapatan, pemerintah daerah akhirnya mengusulkan adanya badan hukum sendiri untuk SPBU tersebut.  Saat ini ranperda terkait badan hukum tersebut masih dalam pembahasan DPRD Trenggalek bersama tim asistensi pemerintah daerah.