Beranda NEWS MOMENT Jika Patuh Tidak Mudik, Perantau & Mahasiswa Asal Trenggalek Akan Dibayar 600.000...

Jika Patuh Tidak Mudik, Perantau & Mahasiswa Asal Trenggalek Akan Dibayar 600.000 Per Bulan

173

TRENGGALEK, bioztv.id – Dorong perantau agar menunda mudik selama pandemi corona, Bupati Trenggalek akan beri insentif senilai 600.000 rupiah setiap bulan, bagi perantau yang taat untuk menunda mudik hingga pandemi corona usai. Meski demikian Jika terjadi pelangaran, penerima insentif tersebut juga terancam pidana.

Kebijakan insentif bagi perantau asal Trenggalek yang tidak mudik ini, disampaikan langsung oleh, Bupati Trenggalek usai mengikuti video conference dengan beberapa menteri terkait arahan recofusing dan realokasi APBD tahun anggaran 2020 untuk penanganan Corona di Gedung Smart Center Trenggalek, pada 17 April siang hari.  Untuk syarat bisa mendapatkan insentif sebesar 600.000 rupiah ini, warga yang saat ini ada luar Trenggalek tersebut harus ber-KTP Trenggalek, dan mendaftar di kanal  corona.trenggalekkab.go.id

Menanggapi hal ini Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyampaikan, Pada proses pedaftaran, warga yang merantau harus mendaftar lewat kanal yang sudah disediakan tersbeut, kemudian tinggal tentukan lokasi saat ini, upload KTP, upload foto selfie terbaru atau foto diri, Upload foto rumah yang sekarang beserta alamat lengkap dan kodepos tempat merantau.

Pemberian insentif ini rencananya akan diberikan berupa kartu e-money, setelah perantau yang tidak mudik mendaftar, nanti kartu e-money bisa segera dicetak dan dikirimkan ke alamat perantau tersebut untuk segera digunakan. Namun syaratnya tidak boleh mudik. Jika perantau tersebut akhirnya mudik, maka harus mengembalikan bantuan insentif tersebut. Jika tidak akan diancam pidana, karena kesepakatan dari bantuan tersebut adalah harus menunda mudik.