Beranda Advetorial Covid-19 di RSUD Trenggalek Berhasil Ditangani, Masyarakat Tidak Perlu Takut Datang Ke...

Covid-19 di RSUD Trenggalek Berhasil Ditangani, Masyarakat Tidak Perlu Takut Datang Ke Rumah Sakit

466

TRENGGALEK, bioztv.id – Cluster penularan Covid-19 di RSUD Dr.Soedomo Kabupaten Trenggalek berhasil ditangani lebih cepat, direktur rumah sakit himbau warga agar tidak takut untuk berobat ataupun memeriksakan kesehatan ke RSUD. Pasalnya, petugas yang memberikan pelayanan sudah di screening, dan dilakukan proteksi agar tidak terjadi penularan.

Munculnya cluster penularan covid-19 di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek ini diketahui terjadi pasca adanya lonjakan pasien yang berobat sejak bulan Oktober hingga November kemarin. Saat ini seluruh pasien yang dinyatakan positif sudah dilakukan swab ulang dan tinggal 4 orang yang positif.

Seluruh pasien rawat inap maupaun rawat jalan yang masuk RSUD juga dilakukan screening, Pemeriksaan Rhonsen, hingga Rapid Tet. Saat masuk diruang perawatan, pasien juga dipisahkan antara yang suspec, probable dan yang lainnya.  Mereka dipisahkan di ruang isolas, kemudian dilakukan swab test, setelah hasilnya keluar mereka akan dimasukkan ruangan yang sesuai.

Direktur RSUD Dr.Soedomo Trenggalek, dr.Sunarto menyampaikan, Untuk mengurai antrian di lingkungan RSUD, pasien dihimbau agar memanfaatkan fasiltas pendaftaran online, yaitu dengan cara mengirim pesan melalui SMS maupun WhatsApp. Untuk pasien baru menggunakan format pesan,   DARTARBARU#Nomor KTP#NamaPasien#Tanggal Lahir#Alamat Pasien#Poliklinik Tujuan#Penjamin#Tanggal Kunjungan dan dikirm ke nomor 081 330 000 031. Sedangkan untuk pasien lama formatnya juga hampir sama tinggal mengganti kata kata “Daftar Baru” menjadi “Daftar Lama”.

dr.Sunarto Juga menambahkan, RSUD Dr.Soedomo Trenggalek sudah melalukan Swab Test PCR sendiri per 24 Agustus kemarin, sejak itu sudah ribuan orang yang diperiksa. Untuk memastikan dan menjaga kualitas  mutu PCR, RSUD juga melakukan pemantauan mutu eksternal, yaitu dengan mengirim 20 sampel tes positif dan 10 sampel negatif  ke kementerian kesehatan di jakarta. Dari situ akan dipantau apakah valid atau tidak.

Selain itu juga dilakukan pemantauan internal. Saat ini RSUD Dr.Soedomo juga sudah order alat PCR baru dengan kekampuan sekali running 96 sampel, sementara itu alat PCR yang sudah dipakai saat ini memiliki kemampuan sekali running 45 sampel.