TRENGGALEK, bioztv.id – RSUD dr. Soedomo Trenggalek gunakan ruang rawat inap Paviliun sebagai gudang, Komisi 4 DPRD Trenggalek minta fungsi ruang itu dikembalikan sesuai peruntukannya. Yaitu untuk ruang perawatan pasien. Terlebih lokasi ruang paviliun cukup strategis. sehingga tidak cocok jika dimanfaatkan untuk gudang.
Dari hasil rapat kerja Komisi 4 DPRD Trenggalek bersama RSUD dr.Soedomo, diketahui jika selama ini RSUD belum memiliki gudang yang representatif. Selama ini rumah sakit hanya memanfaatkan ruang rawat inap paviliun sebagai gudang. Sehingga Komisi 4 meminta agar Pada Tahun 2022 ini gudang tersebut dipindahkan dan ruang paviliun dikembalikan fungsinya. Sementara itu terkait bangunan gedung baru RSUD yang hampir selesai, pada tahun ini pemerintah daerah belum bisa memenuhi kebutuhan alat kesehatan (Alkes) secara keseluruhan.
Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, Sukarudin menyampaikan, Untuk alkes pada gedung baru RSUD membutuhkan anggaran sekitar 150 Miliar Rupiah. Jika langsung dipenuhi dalam satu tahun, anggaran sejumlah itu dinilai cukup berat. Sehingga kebutuhan alkes akan dipenuhi secara bertahap. Pada Tahun 2022 ini Pemerintah daerah diperkirakan hanya mampu kucurkan anggaran sekitar 50 sampai 70 Miliar rupiah. Sisanya akan dipenuhi pada Tahun 2023 mendatang.
Selain kritisi terkait gudang dan kebutuhan alkes RSUD, Komisi 4 juga meminta agar pihak RSUD meninjau ulang masterplan lahan parkir. Apakah lahan parkir karyawan dan dokter sudah sesuai atau belum. Untuk memaksimalkan pengelolaan lahan parkir roda 2 maupun roda 4, ia menyarankan agar pihak RSUD lakukan lelang pengelolaan. Sehingga kedepannya bisa dipastikan ada pendapatan yang bersumber dari lahan parkir.
Views: 73
















