TRENGGALEK, bioztv.id – Antisipasi penyebaran hepatitis akut di Kabupaten Trenggalek, RSUD dr.Soedomo mulai siapkan ruang isolasi hingga SDM yang menangani. Dalam hal ini RSUD juga sudah siapkan sistem rujukan terintegrasi. Dengan langkah ini diharapkan jika ada kasus penularan hepatitis akut bisa terdeteksi dan ditangani sejak dini.
Mengacu keterangan Humas RSUD dr,Soedomo Trenggalek, hingga saat ini belum ada pasien hepatitis akut yang dir awat di rumah sakit. Meski demikian pihak RSUD sudah persiapkan langkah langkah penanganan jika ada pasien hepatitis. Diantaranya sudah lakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait kewaspadaan adanya pasien hepatitis akut di Trenggalek. Untuk sistem rujukan, RSUD sudah siapkan sistem rujukan terintegrasi. Nantinya, pasien dengan keluhan mengarah ke hepatitis tanpa gejala akan ditangani melalui rujukan terintegrasi tersbeut. Baik pasien yang datang ari puskesmas, prektek dokter, maupun dari klinik kesehatan.
Lebih lanjut Humas RSUD dr.Soedomo Trenggalek, Sujiono menyampaikan, Untuk ruang penanganan pasien hepatitis, saat ini rumah sakit sudah siapkan 3 ruang isolasi dan 3 ruang HCU. Ruang penanganan ini berada di ruangan Dahlia RSUD dr.Soedomo. Untuk SOP penangananya sendiri, pasien dengan umur 12 tahun dengan gejala panas, muntah, dan lemas akan menjadi indikator screening awal pasien hepatitis tanpa gejala. kemudian akan dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai hasil screening.
Sekedar diketahui bahwa, hepatitis akut merupakan kondisi peradangan atau inflamasi pada hati atau liver. Penyakit ini terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam jangka waktu yang singkat. Hepatitis akut umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Meski demikian, ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan peradangan pada hati. Diantaranya infeksi bakteri, kerusakan liver hingga cedera pada bagian liver.
Views: 94
















