Polemik Limbah Pindang di Watulimo, Bupati Trenggalek Temukan Pengusaha Yang IPAL-nya Bagus

oleh
oleh
Polemik Limbah Pindang di Watulimo, Bupati Trenggalek Temukan Pengusaha Yang IPAL-nya Bagus
Polemik Limbah Pindang di Watulimo, Bupati Trenggalek Temukan Pengusaha Yang IPAL-nya Bagus

TRENGGALEK, bioztv.id – Polemik limbah pindang di Kecamatan Watulimo, Bupati Trenggalek pastikan tak semua pemindang cemari lingkungan. Pasalnya, dari hasil peninjauan dilapangan, masih ada pemindang yang memanfaatkan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) dengan baik. Sehingga potensi pencemaran lingkungan juga bisa lebih ditekan.

Salah satu penusaha pemindangan yang memanfaatkan IPAL dengan baik adalah Muyani, Warga Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo. Dari hasil peninjauan Bupati, usaha pemindangan milik Muyani ini sudah mengalami perubahan yang lebih baik dibandingkan sebelum memiliki IPAL pada 2017 lalu. Saat itu air yang keluar dari lokasi pemindangan ini berwarna hitam pekat dan bau. Namun setelah memiliki IPAL, limbah air pemindangan diolah disitu kemudian diangkut ke IPAL milik pemerintah daerah yang ada di Bengkorok.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan,  Treatment pengolaan limbah pada IPAL milik Muyani ini masih menggunakan bakteri, atau dilakukan fermentasi guna mengurangi bau dan kepekatan limbah. Setelah diproses di IPAL tidak langsung dibuang ke saluran terbuka, namun masih ditampung ditangki 1.000 literan sebanyak 4 buah. Setelah itu baru dilakukan penyaringan dan diangkut ke IPAL yang ada di bengkorok.

Mas Ipin juga menambahkan, dari hasil peninjauan disungai dekat lokasi pemindangan milik Muyani ini kondisinya juga sudah lebih baik. Kondisi air sudah lebih jernih dan baunya tidak menyengat seperti dulu saat belum adanya IPAL. Sementara itu jika dasar sungainya yang berwarna hitam akibat limbah yang terdahulu, maka butuh proses untuk pemulihan.

Views: 178