Usai Pengukuhan Satops Patnal, Petugas Rutan Trenggalek Diserang Orang Dengan Sajam ?

oleh
oleh
Petugas rutan Trenggalek diserang gerombolan orang dengan senjata tajam. Berkat ketangkasan bela diri yang ia miliki, petugas tersebut akhirnya bisa melumpuhkan gerombolan bersenjata itu. Kejadian ini merupakan atraksi hiburan yang dimainkan sejumlah petugas rutan, usai pengukuhan Satops Patnal Se Korwil Kediri.
Petugas rutan Trenggalek diserang gerombolan orang dengan senjata tajam. Berkat ketangkasan bela diri yang ia miliki, petugas tersebut akhirnya bisa melumpuhkan gerombolan bersenjata itu. Kejadian ini merupakan atraksi hiburan yang dimainkan sejumlah petugas rutan, usai pengukuhan Satops Patnal Se Korwil Kediri.

TRENGGALEK, bioztv.id – Petugas rutan Trenggalek diserang gerombolan orang dengan senjata tajam. Berkat ketangkasan bela diri yang ia miliki, petugas tersebut akhirnya bisa melumpuhkan gerombolan bersenjata itu. Kejadian ini merupakan atraksi hiburan yang dimainkan sejumlah petugas rutan, usai pengukuhan Satops Patnal Se Korwil Kediri.

Pengukuhan satuan operasional kepatuhan Internal kemasyarakatan (Satops Patnal) se Korwil Kediri ini dilakukan di rumah Tahanan (Rutan) Trenggalek, dan dikukuhkan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim. Pada pengukuhan ini, rutan Trenggalek juga persembahkan sejumlah atraksi seni bela diri yang dimiliki petugas, mulai atraksi membela diri saat mendapat serangan, baik serangan dengan tangan kosong maupun serangan menggunakan senjata tajam, atraksi jurus jurus beladiri yang dilakukan secara bersamaan, hingga atraksi memecahkan benda benda keras.

Usai mengukuhkan Satops Patnal di Rutan Trenggalek, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur,  Krismono menyampaikan, Pengukuhan Satops Patnal se Korwil Kediri ini merupakan yang terakhir di Jawa Timur. Sedangkan tugas utama dari Satops Patnal adalah melakukan pembinaan melakukan pengawasan, melakukan pencegahan terhadap pelanggaran pelanggaran prosedur, pelanggaran aturan, pelanggaran kode etik, dan lain sebagainya.

Sementara itu Plt Kepala Rutan Trenggalek, Dadang Rais Saputra menjelaskan, Pada Tahun 2021 ini, untuk jumlah Satops Patnal di Rutan Trenggalek sejumlah 11 orang. Mereka akan mengawasi  semua kegiatan maupun pembinaan yang ada di rutan selama 24 jam.

Dadang juga menjelaskan, terkait pertunjukan atraksi seni beladiri yang ditampilkan saat pengukuhan Satops Patnal itu, merupakan salah satu keahlian seni beladiri yang dipelajari oleh petugas rutan Trenggalek. Selain berfungsi sebagai sarana olahraga, juga untuk menjaga diri jika terjadi serangan.   

Views: 6