Rencana Bendungan bagong, Perhutani Akan Lepas Lahan Untuk Relokasi Warga Terdampak

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Perkembangan rencana pembangunan Bendungan Bagong, Perhutani Trenggalek akan relakan lahannya dipakai untuk Kawasan relokasi warga terdampak. Lokasi relokasi tersebut diperkirakan ada di Kawasan perbatasan antara kecamatan Trenggalek dan Kecamatan Bendungan.

Berdasarkan keterangan Wakil ADM KSKPH Kediri selatan, untuk mendukung rencana pembangunan bendungan bagong, pihaknya akan merelakan lahan seluas 61 hektare untuk bangunan bendungan bagong dengan ketentuan sesuai ijin pinjam pakai Kawasan hutan (IPPKH). Selain itu pihaknya juga akan merelakan sebagian lahannya untuk Kawasan relokasi warga terdampak, dengan ketentuan system tukar guling.

Lebih lanjut Wakil ADM KSKPH Kediri selatan, Andi Iswindarto menerangkan, Untuk tukar guling lahan yang akan dialih fungsikan sebagai lokasi relokasi warga terdampak ini, harus dilakukan tukar guling 1 banding 1, atau tukar guling dengan luasan lahan yang sama dengan lahan yang akan dialih fungsikan.

Perlu diketahui bahwa, Bendungan bagong ini rencananya akan dibangun di Kawasan Desa Semurup dan Desa Snegon Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek. Bangunan ini rencananya akan dibangun diatas lahan milik warga dan lahan Perhutani dengan total luas lahan sekitar 161 hektare.  Sedangkan untuk lokasi relokasi rencananya akan dilakukan di Kawasan watu jago Desa Ngares Kecamatan Trenggalek

Views: 5