TRENGGALEK, bioztv.id – Warga terdampak longsor yang rumahnya hancur dan rusak di Kecamatan bendungan Kabupaten Trenggalek bisa kembali punya rumah. Sedikitnya ada 29 rumah baru yang dibangun pemerintah provinsi Jawa Timur. Untuk membangun hunian tetap ini pemprov gelontor anggaran senilai 1 miliar 450 juta rupiah.
Berdasarkan keterangan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Terwujudnya huntap ini berkat sinergitas antara Bupati Trenggalek dan pemprov Jatim. Saat bupati melaporkan warga membutuhkan tempat relokasi segera akibat bencana, pihaknya langsung hibahkan tanah perkebunan. Selain itu proses pembangunan hunian juga dibiayai dari dana tak terduga Pemprov Jatim senilai hampir 1,5 Miliar Rupiah.
Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, saat Pemkab Trenggalek laporkan dampak bencana longsor dan membutuhkan relokasi, Gubernur langsung menghibahkan tanah milik Dinas Perkebunan provinsi Jawa Timur seluas 4.500 m². Selain untuk rumah, lokasi didepan juga digunakan untuk kandang komunal untuk ternak warga.
Mas Ipin juga menambahkan, dengan telah terbangunnya pemukiman baru, diharapkan warga sekitar bisa menerima dan membangun silaturahmi yang baik dengan warga di pemukiman baru tersebut. Dengan sinergitas dan silaturahmi yang baik diharapkan dapat membawa keberkahan ekonomi bagi mereka. Tercatat ada 29 Hunian Tetap yang dibangun. 25 hunian dibangun di tanah hibah milik Pemprov, 4 lainnya di tanah pribadi warga. Sedangkan biaya huntap sendiri sebesar 50 juta rupiah per unitnya.
Views: 115
















