TRENGGALEK, bioztv.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membakar sekitar 95 hektare kawasan hutan dan lahan di Kabupaten Trenggalek hingga 22 September 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek mencatat 27 peristiwa kebakaran di 43 titik lokasi.
Kebakaran tersebut menyasar 27 desa yang tersebar di 10 kecamatan.
Sementara itu, empat kecamatan belum mencatat kejadian karhutla. Wilayah tersebut meliputi Bendungan, Munjungan, Pule, dan Tugu.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, memastikan tim gabungan telah memadamkan seluruh titik api di lapangan.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim gabungan dan partisipasi aktif masyarakat di lapangan, seluruh kejadian kebakaran hutan dan lahan sebanyak 27 kejadian di 43 titik lokasi kini sudah sepenuhnya padam,” terang Triadi Atmono.
Rincian Sebaran Karhutla di 10 Kecamatan
Kecamatan Karangan mencatat luas kebakaran terbesar. BPBD Trenggalek mencatat api membakar 25,25 hektare lahan di Desa Jatiprahu, Kedungsigit, dan Sumberingin.
Kecamatan Trenggalek menyusul dengan luas kebakaran mencapai 20 hektare. Api membakar kawasan vegetasi di Desa Tamanan, Ngantru, Karangsoko, dan Sambirejo.
Kecamatan Gandusari mencatat 17 hektare lahan terbakar di Desa Karanganyar dan Wonoanti.
Sementara itu, kebakaran membakar 12,15 hektare lahan di Kecamatan Panggul. Api menyasar Desa Besuki, Gayam, Nglebeng, Banjar, Ngrencak, dan Terbis.
Panggul juga mencatat jumlah desa terdampak terbanyak dalam data BPBD.
Enam kecamatan lain juga mencatat kejadian karhutla dengan luasan berbeda:
- Pogalan: Api membakar 10,5 hektare lahan di Desa Ngetal, Ngulanwetan, Bendorejo, dan Ngadirenggo.
- Durenan: Kebakaran melanda 4,5 hektare lahan di Desa Kendalrejo, Gador, dan Semarum.
- Dongko: Api membakar tiga hektare lahan di Desa Watuagung dan Cakul.
- Kampak: Kebakaran melanda 1,5 hektare lahan di Desa Timahan.
- Suruh: BPBD mencatat luas kebakaran mencapai 0,85 hektare.
- Watulimo: BPBD mencatat luas karhutla paling kecil, yakni 0,25 hektare.
Secara keseluruhan, karhutla telah terjadi di 10 dari 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek.
BPBD Minta Warga Waspadai Titik Api Baru
Meski tim pemadam telah memadamkan seluruh titik api, BPBD Trenggalek meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran baru.
Triadi mengimbau warga menghentikan kebiasaan membakar sampah sembarangan. Ia juga meminta masyarakat tidak membersihkan lahan pertanian dengan cara membakar.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memegang semangat Tanggap, Guyub, dan Humanis dalam menjaga lingkungan kita,” imbau Triadi.
Untuk mempercepat penanganan kondisi darurat, BPBD Trenggalek membuka saluran pengaduan bagi masyarakat.
Warga yang menemukan titik api atau kondisi darurat dapat segera melapor melalui WhatsApp ke nomor 082244749096.(CIA)
Views: 7
















