TRENGGALEK, bioztv.id – Insan pendidikan Kabupaten Trenggalek kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kontingen Trenggalek memborong empat gelar juara pertama setelah melewati persaingan ketat.
Dari 13 peserta yang mewakili Kabupaten Trenggalek, tujuh orang berhasil menembus tiga besar tingkat provinsi. Empat di antaranya meraih juara pertama dan berhak mewakili Jawa Timur pada ajang Apresiasi GTK tingkat nasional.
Lonjakan Peserta LIPP Lampaui 300 Inovasi
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, menyebut prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan berjenjang pemerintah daerah. Salah satunya melalui ajang Lomba Inovasi Pelayanan Pembelajaran (LIPP).
Melalui LIPP tingkat kabupaten, Disdik Trenggalek menjaring gagasan kreatif dari guru, kepala sekolah, penilik, hingga tenaga kependidikan.
Antusiasme peserta tahun ini meningkat signifikan. LIPP mencatat 322 peserta atau hampir 50 persen lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang belum mencapai 200 peserta.
“Kalau tahun kemarin itu tidak ada 200. Tahun ini lomba inovasi yang kita selenggarakan diikuti oleh 322 peserta. Artinya ada 322 inovasi,” terang Agus saat memberikan keterangan, Kamis (5/11/2026).
Dari ratusan karya inovatif tersebut, Disdik Trenggalek memilih 13 delegasi terbaik untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur.
Daftar Prestasi Kontingen Trenggalek di GTK Jatim 2026
Hasil penjurian tingkat provinsi mencatat tujuh peserta Trenggalek berhasil meraih posisi tiga besar. Berikut daftar lengkap peraih penghargaan:
Juara 1 (Melaju ke Tingkat Nasional):
- Emy Fatkhir Rohmah (Tenaga Kependidikan SDN 1 Tawing).
- Yunianto, S.Sos., S.Pd. (Kategori Penilik).
- Restu Nur Cholid, S.Pd., M.Pd. (Guru TK Dharma Wanita 3 Wonocoyo, Panggul).
- Ide Rahayu, S.Pd. (Pamong Belajar SKB Trenggalek).
Juara 2:
- – Aldi Mawardi Gumelar (Tutor PKBM Kharisma Pule).
Juara 3:
- Maya Dyah (Guru SDN 1 Munjungan).
- Nurul Muslimatust Staniyah (Pendidik KB Lebah Trenggalek).
Inovasi Disiapkan Menjadi Kebijakan Berkelanjutan
Agus Dwi Karyanto mengingatkan para pendidik agar tidak menjadikan Apresiasi GTK sekadar ajang mengejar kemenangan. Menurutnya, setiap inovasi harus mampu menghadirkan solusi nyata untuk meningkatkan mutu pembelajaran di ruang kelas.
“Dan yang saya tekankan kepada para guru dan para pendidik kita bahwa inovasi ini jangan hanya dipandang sebuah lomba mencari menang atau kalah,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Dinas Pendidikan berkomitmen menghimpun seluruh naskah inovasi dari 322 peserta LIPP Trenggalek.
Dinas Pendidikan akan mengkaji karya tersebut untuk menjadi referensi perumusan kebijakan teknis pembelajaran. Cakupannya meliputi jenjang PAUD, SD, hingga SMP.
Dengan langkah tersebut, karya para pendidik lokal tidak sekadar menjadi arsip perlombaan. Berbagai inovasi diharapkan berkembang menjadi praktik baik (best practices) yang berdampak langsung terhadap kemajuan peserta didik di Kabupaten Trenggalek.(CIA)
Views: 9

















