DPRD Trenggalek Dorong Skema Baru Event di Alun-Alun,  EO Fokus di Dalam & PKL Bebas Diluar

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Komisi II DPRD Trenggalek respons serius keluhan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Paguyuban Bunga Alun-Alun. DPRD dan pimpinan dewan sepakat untuk mendorong perubahan skema pelaksanaan event di kawasan alun-alun agar lebih ramah bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

Mugianto alias Kang Obeng, Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, menyebutkan bahwa aspirasi utama para PKL adalah mendapatkan ruang untuk tetap berjualan saat event besar digelar, seperti saat peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek 2025. Para pedagang menyatakan siap membayar kontribusi sesuai aturan yang berlaku, bukan membayar sewa mahal kepada Event Organizer (EO) seperti yang selama ini terjadi.

“Kami menerima keluhan dari para PKL, terutama soal mahalnya tarif sewa lapak yang EO patok saat event. Mereka ingin tetap berkesempatan berjualan di alun-alun tanpa terbebani tarif sewa mahal yang EO tentukan,” ujar Kang Obeng usai rapat.

Dalam rapat, DPRD menyepakati model baru pelaksanaan event di alun-alun. Area di dalam alun-alun tetap EO yang kelola, sedangkan jalur luar atau lingkar alun-alun akan difokuskan untuk PKL lokal. Namun, Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Komidag) serta paguyuban PKL masih akan mengatur penataan teknis lebih lanjut.

“Kami akan mencoba skema ini untuk event bulan Agustus nanti. Jadi, UMKM lokal tetap mendapat panggung. Kalau ini berhasil, skema ini bisa kita jadikan model untuk event-event berikutnya,” terang Kang Obeng.

Menurutnya, Peraturan Daerah tentang retribusi sewa sudah jelas mengatur tarif berdasarkan luas lapak. Skema ini dianggap lebih adil jika dibandingkan dengan sistem sewa dari EO yang selama ini sangat memberatkan pedagang kecil.

“Jika kontribusi resmi masuk ke PAD (Pendapatan Asli Daerah), itu akan jauh lebih sehat secara ekonomi. UMKM tumbuh, daerah juga diuntungkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika model ini berhasil meningkatkan daya beli masyarakat dan kesejahteraan PKL, pola ini akan dipertahankan di masa depan. Kang Obeng berharap event besar tidak hanya menjadi hiburan bagi kalangan tertentu, tetapi juga menjadi pendorong nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.

“PKL jangan hanya menjadi penonton, tapi mereka harus ikut menikmati dampak positifnya,” pungkas politisi dari Partai Demokrat itu.(CIA)

Views: 185