Bocah Terseret Ombak di Pantai Konang Trenggalek, Pencarian Terkendala Cuaca & Gelombang Tinggi

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id Liburan di Pantai Konang, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, berakhir duka. Seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun, Trivan Deva Saputra, hilang terseret ombak saat bermain bersama dua rekannya, Minggu siang (22/6/2025). Hingga memasuki hari kedua pencarian, korban belum berhasil ditemukan.

Kapolsek Panggul, AKP Andi Salbi, menyebutkan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, tiga anak asal Desa Petung, Kecamatan Dongko, tengah bermain di bibir Pantai Konang. Dua di antaranya, yakni Trivan Deva dan Yoga Saputra, nekat mandi agak ke tengah meski ombak sedang tinggi.

“Kedua korban terseret ombak saat arus pasang tiba-tiba datang. Yoga berhasil diselamatkan warga, sementara satu korban, Trivan, sampai sekarang masih belum ditemukan,” terang AKP Andi Salbi saat ditemui di lokasi pencarian, Senin (23/6/2025).

Pencarian korban dilakukan sejak Minggu sore dan kembali dilanjutkan Senin pagi. Dantim Operasi SAR Basarnas Trenggalek, Nuryono, mengatakan tim dibagi menjadi dua, yakni penyisiran laut menggunakan perahu karet atau LCR, dan penyisiran darat sepanjang Pantai Konang hingga Pantai Pelang.

“Kendala utama di lapangan adalah cuaca mendung, hujan gerimis, dan gelombang cukup tinggi. Bahkan menurut prediksi BMKG, besok gelombang bisa mencapai 3 meter lebih. Jika terlalu berbahaya, operasi di laut akan dihentikan sementara,” ungkap Nuryono.

Pencarian laut dilakukan lewat Pantai Joketro, karena kondisi ombak di Pantai Konang yang tidak beraturan sangat berisiko bagi perahu kecil. Radius pencarian diperluas hingga 4 kilometer ke arah selatan.

Dari informasi warga, lokasi tempat kedua korban terseret merupakan kawasan palung laut, yang dikenal memiliki arus bawah laut kuat dan mematikan. Ironisnya, kawasan ini kerap dijadikan lokasi bermain wisatawan yang belum memahami karakteristik bahaya laut selatan.

“Kami imbau masyarakat tidak mandi di laut kawasan Pantai Konang, Pantai Kili-Kili, Pelang, hingga Joketro. Ombaknya tinggi dan arusnya kuat, sangat berbahaya,” tegas Kapolsek Andi.

Sesuai SOP Basarnas, operasi pencarian korban akan terus dilakukan selama maksimal tujuh hari, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan petugas. Hingga berita ini ditulis, pencarian korban Trivan Deva Saputra masih belum membuahkan hasil.(CIA)

Views: 91