Ledakan LPG di Trenggalek Lukai Tiga Lansia Hingga Kritis dan Dirujuk ke Surabaya

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id Ledakan tabung gas LPG mengguncang sebuah rumah warga di Jalan MT Haryono, Kelurahan Sumbergedong, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (4/4/2026) pagi. Insiden ini melukai tiga penghuni rumah dengan luka bakar serius, bahkan dua di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Ledakan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat penghuni mulai beraktivitas di dapur. Kebocoran gas yang terakumulasi sejak malam hari diduga kuat memicu insiden tersebut.

Bau Gas Berujung Ledakan

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Non Kebakaran Trenggalek, Wasis Widodo, menjelaskan kronologi kejadian. Pemilik rumah mencium bau gas yang tidak biasa, lalu meminta asisten rumah tangga (ART) untuk mengecek kondisi dapur.

“Pemilik rumah mencium bau gas, kemudian meminta ART untuk mengecek. Namun diduga percikan api muncul saat proses pengecekan, sehingga langsung memicu ledakan,” jelasnya.

Percikan api dari kompor atau pemantik langsung menyulut gas yang telah memenuhi ruangan dapur. Minimnya ventilasi membuat gas cepat terakumulasi dan meningkatkan risiko ledakan.

Regulator Diduga Tak Layak Pakai

Petugas menemukan dugaan kerusakan pada regulator gas yang sudah tidak layak pakai. Pemilik sebelumnya memodifikasi regulator agar tetap bisa digunakan, sehingga memicu kebocoran.

“Regulatornya sudah dimodifikasi agar tetap bisa dipakai. Ini yang diduga menyebabkan kebocoran,” tambah Wasis.

Meski ledakan cukup kuat, struktur bangunan tidak mengalami kerusakan signifikan. Api sempat muncul sesaat setelah ledakan, namun langsung padam.

Tiga Korban, Dua Kritis

Petugas segera mengevakuasi tiga korban ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk mendapatkan penanganan medis.

Humas RSUD, Sujiono, menyampaikan kondisi korban yang cukup mengkhawatirkan.

“Ketiganya mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda. Dua pasien mengalami luka bakar sangat luas di atas 50 persen dan dalam kondisi kritis,” ujarnya.

Rincian kondisi korban:

  • M (71): Mengalami luka bakar 67% tubuh disertai trauma inhalasi → kritis
  • W (53): Mengalami luka bakar 70% tubuh disertai trauma inhalasi → kritis
  • S (60): Mengalami luka bakar 22,5% tubuh disertai trauma inhalasi → serius

Selain luka bakar, ketiga korban juga menghirup asap panas yang memperparah kondisi pernapasan mereka.

Dirujuk ke Surabaya

Tim medis merujuk ketiga korban ke RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan penanganan lanjutan dengan fasilitas lebih lengkap.

“Luka bakarnya cukup dalam dan luas, sehingga membutuhkan penanganan lanjutan di fasilitas yang lebih memadai,” pungkas Sujiono.(CIA)

Views: 224