TRENGGALEK, bioztv.id – Calon Wakil Bupati Trenggalek petahana, Syah Muhammad Natanegara, menanggapi munculnya gerakan relawan pendukung kotak kosong di Pilkada Trenggalek. Syah menegaskan bahwa gerakan tersebut sah secara konstitusi selama tidak mengajak masyarakat untuk golput. Syah mengaku siap untuk adu gagasan dan program demi Trenggalek kedepan.
“Kita tahu bersama, kampanye kotak kosong ini dijamin oleh konstitusi, selama tidak mengajak golput. Mereka dipersilakan menyuarakan aspirasi,” ujar Syah.
Namun, Syah menyampaikan pernyataan tajam terhadap relawan kotak kosong dengan mengajukan perbandingan menarik terkait kepemimpinan di Trenggalek.
“Kita akan adu gagasan. Apakah lebih baik Kabupaten Trenggalek ini dipimpin oleh bupati gaib atau bupati yang punya hidung? Kira-kira seperti itu,” sindirnya.
Lebih lanjut, Syah menegaskan komitmen petahana untuk melanjutkan program “Trenggalek Meroket Jilid 2,” dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat dan tata kelola pemerintahan yang inovatif. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperjuangkan pembangunan berkelanjutan di Trenggalek.
“Kami akan melanjutkan program ekonomi kreatif dan menjaga stabilitas ekonomi. Di tahun 2025, tema Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kita adalah Net Zero Carbon. Ini bukan sekadar slogan, tapi komitmen konkret menghadapi tantangan perubahan iklim,” paparnya.
Menurut Syah, pemerintah Kabupaten Trenggalek akan bekerja sama dengan DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten dalam memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong kebijakan ramah lingkungan.
“Kami ingin menjadikan Trenggalek salah satu kabupaten peduli lingkungan. Langkah ini adalah jawaban atas fenomena kenaikan suhu dan perubahan iklim yang semakin ekstrem,” tutupnya.(CIA)
Views: 2

















