Harga Beras di Trenggalek Melonjak, Mas Ipin Dorong Operasi Pasar Terus Bergerak

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Harga beras di Kabupaten Trenggalek mengalami kenaikan yang cukup signifikan, Operasi pasar masih terus dilakukan. Kenaikan harga beras ini terjadi sejak kemarau panjang melanda Trenggalek. Pasalnya, akibat  lahan pertanian yang mengalami kekeringan, petani Trenggalek banyak beralih tanam dari Padi ke tanaman palawija.

Pada awal bulan Oktober 2023 ini, harga beras medium di Kabupatan Trenggalek diketahui mengalami kenaikan antara Rp 12.750 hingga Rp.13.000 per kilogramnya. Sedangkan harga normal pada hari hari biasa hanya sekitar Rp 9.000 per kilogramnya. Kenaikan harga beras di kabupaten Trenggalek juga diketahui termasuk lebih tinggi dari kabupaten dan kota lain se Jawa Timur.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, kenaikan harga beras didaerahnya ini dinilai tak lepas dari dampak kekeringan meteorologis kategori awas. Kondisi ini tentunya berdampak pada sektor pertanian yang mengalami keekringan akibat kesulitan mendapatkan air yang mencukupi. Untuk mengantisipasi kenaikan harga beras ini, pihaknya telah mengintensifkan operasi pasar murah. Harapannya, daya beli masyarakat bisa stabil, dan kebutuhan masyarakat tetap tercukupi.

Mas Ipin juga menambahkan, selain intensifkan operasi pasar, untuk mengatasi bencaka kekeringan yang melanda Trenggalek ini, pihaknya juga manfaatkan anggaran siap pakai untuk berbagai program bantuan. DIantaranya untuk bantuan pompa air, selang, sumur dalam, dan berbagai kebutuhan lain untuk menunjang pemenuhan air bagi warga hingga pertanian di Trenggalek.

Views: 16