Dibalik Capain 7 Kali WTP Dari BPK, Ternyata Kinerja OPD di Trenggalek Masih Jadi Sorotan Negatif

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Dibalik capaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dai Badan pemerksa keuangan (BPK), ternyata kinerja hampir semua OPD di Trenggalek amsih menjadi sorotan. Khusnya terkait perencanaan kegiatan yang dinilai tidak cermat. Dampaknya, kegiatan pembangunan tidak berjalan maksimal, dan penyerapan anggaran lemah.

Sesuai hasil evaluasi laporan pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Trenggalek Tahun 2022. Komisi 2 DPRD trenggalek masih temukan banyak OPD yang dinilai tidak cermat dam tidal profesional dalam hal perencanaan. Sedikitnya ada 8 OPD yang turut menjadi sorotan. Bahkan, buruknya perencanaan itu berdampak pada kegiatan yang justru jadi temuan BPK RI.

Ketua Komisi 2 DPRD trenggalek, Mugianto menyampaikan, dari hasil klarifikasi dengan Badan keuangan dan aset daerah (Bakeuda) Trenggalek, OPD yang bermasalah dalam hal perencanaan ini tidak hanya yang menjadi mitra komisi 2, namun hampir semua OPD. Problem yang terjadi dari sejumlah OPD itu diantaranya dari sisi belanja barang dan jasa yang kurang tepat dalam hal perencanaan. Selain itu belanja pegawai sejumlah OPD juga dinilai Over, hingga target pendapatan yang tidak mencapau target.

Mugianto juga menambahkan, berkaca dari hasil evaluasi kinerja sejumlah OPD ini, pihaknya meminta TAPD agar lebih cermat dalam hal menampung usulan kegiatan dari masing masing OPD.  Usulan dari masing-masing OPD harus dikalrifikasi terlebih dahulu,dan  harus fokus pada skala prioritas.  Komisi 2 menekankan jangan sampai kegiatan yang tidak terlalu prioritas justru di berikan anggaran. Jika hak itu terjadi pada akhirnya tidak bisa dieksekusi dan justru menyumpang Silpa yang tinggi.

Views: 27