TRENGGALEK, bioztv.id – Komisi 2 DPRD Trenggalek menilai saat ini kondisi kolam renang tirta jwalita belum aman untuk pengunjung. Sesuai laporan dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) setempat, diketahui jika masih banyak kelemahan dalam pelayanan dan fasilitas. Diantaranya kurangnya fasilitas keselamatan dan keamanan pengunjung.
Sesaui hasil rapat kerja antara Komisi 2 DPRD Trenggalek dengan Disparbud dan Inspektorat, Komisi 2 menilai jika insiden Kolam Renang Tirta Jwalita telan 3 korban yang masih anak anak itu diduga akibat kelalaian pelayanan yang diberikan pengelola yang kurang maksimal. Sehingga perlu di lakukan evaluasi pengelolaan yang benar, baik dari segi keselamatan, fasilitas hingga standarisasi pelayanan yang dinilai masih banyak yang tidak sesuai.
Ketua Komisi 2 DPRD Trenggalek, Mugianto menyampaikan, sesuai hasil laporan Disaprbud pihaknya menyatakan jika saat ini kolam renang Tirta Jwalita saat ini belum layak dan belum mampu memberikan pelayanan yang bagus dan sesuai standar semestinya. Sehingga pemerintah daerah, khususnya DIsaprbud Trenggalek harus bisa melakukan pembenahan dan evaluasi atas fasilitas yang dimiliki di kolam renang Jwalita
Seperti diberitakan sebelumnya, buntut insiden Kolam Renang Tirta Jwalita menelan 3 korban jiwa yang masih anak anak, Komisi 2 DPRD Trenggalek minta Inspektorat audit kinerja dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparbud). Pasalnya, Insiden tersebut diduga kuat akibat adanya kelalaian dari pihak pengelola. Selain itu kolam renang juga dinilai tidak standart.
Views: 1588
















