Meski Setoran PAD 300 Jutaan, Komisi 2 Tegaskan Kolam Renang Jwalita Tutup Sampai SOP DIperbaiki

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Meski setoran pendapatan asli daerah (PAD) dari Kolam renang tirta Jwalita mencapai 300 Jutaan setiap tahunnya, Komisi 2 DPRD Trenggalek tegaskan lebih baik ditutup sampai standart operasional prosedur (SOP) diperbaiki. Pasalnya, jaminan keselamatan dan keamanan pengunjung jauh lebih penting dari sekedar pendapatan.

Mengacu Keterangan Ketua Komi 2 DPRD Trenggalek, dalam setiap Tahunnya kolam renang tirta Jwalita mampu setor PAD sekitar 300 Jutaan, bahkan pada awal Tahun 2023 sebelum terjadi insiden 3 korban tenggelam, pendapatannya sudah mencapai 100 Jutaan. Mengingat pendapatan cukup baik, seharusnya pihak pengelola memebrikan pelayanan yang maksimal terhadap konsumen atau pengguna jasa kolam renang tersebut. Baik pelayanan dari segi fasilitas keselamatan, keamanan, hingga kenyamanan seharusnya menjadi prioritas utama pengelola.

Lebih lanjut Ketua Komisi 2 DPRD Trenggalek, Mugianto menyampaikan, Meski potensi PAD kolam renang Tirta Jwalita cukup bagus, pihaknya menegaskan jika untuk saat ini lebih baik ditutup sampai hasil evaluasi kinerja dari Inspektorat muncul. Kalau memang belum layak, maka lebih baik tidak dibuka dulu sampai kolam renang tersebut dinyatakan layak.

Mugianto juga menegaskan, tidak masalah pemerintah daerah kehilangan PAD dari Kolam renang Tirta Jwalita selama tutup. Jika  memang SOP Kolam renang Tirta Jwalita tidak sesuai atau belum standart dari sisi keselamatan, memang lebih baik tidah usah dibuka. Pasalnya, target utama bukan hanya orientasi profit, tapi keselamatan warga, keselamatan pengunjung, keselamatan pengguna, jauh lebih pentingd an harus diutamakan.

Views: 63