Terima Rekomendasi LKPJ 2022, Bupati Trenggalek Sebut Sorotan DPRD Cukup Sportif

oleh
oleh
Terima rekomendasi Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 202, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sebut sorotan wakil rakyat cukup sportif dan inline. Pasalnya, dari sejulah target visi pembangunan masih ada yang belum sesuai tareget. Namun Mas Ipin optimias target itu akan segera dituntaskan.
Terima rekomendasi Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 202, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sebut sorotan wakil rakyat cukup sportif dan inline. Pasalnya, dari sejulah target visi pembangunan masih ada yang belum sesuai tareget. Namun Mas Ipin optimias target itu akan segera dituntaskan.

TRENGGALEK, bioztv.id – Terima rekomendasi Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2022, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sebut sorotan wakil rakyat cukup sportif dan inline. Pasalnya, dari sejulah target visi pembangunan masih ada yang belum sesuai tareget. Namun Mas Ipin optimias target itu akan segera dituntaskan.

Berdasarkan keterangan Bupati Trenggalek, beberapa hal yang menjadi sorotan wakil rakyat diantaranya terkait masalah kinerja maupun keuangan daerah. Permasalahan kemiskinan, pengangguran hingga sisa lebih pembiayaan (SILPA) pada Tahun 2022 juga turut jadi perhatian wakil rakyat. Terkait penurunan angka kemiskinan pihaknya optimias pada tahun berikutnya bisa dituntaskan, pasalnya, saat ini angka kemiskinan di Trenggalek sebesar 10,96%, sedangkan targetnya 10,94%.

Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, disisi keuangan, wakil rakyat juga menyoroti agar kedepannya pendapatan daerah bisa lebih dimaksimalkan. baik pendapatan yang bersumber dari PAD, maupun dana insentif daerah (DID) dari pemerintah Pusat. Sementara itu terkait munculnya SIlpa 284 Miliar Rupiah pada Tahun 2022, Mas ipin juga beberkan jika ada banyak hal yang menjadi pemicu. Diantaranya bersumber dari sisa lelang, program yang tidak bisa terlaksana, hingga kesiapan status lahan yang tidak mungkin dilakukan pembangunan.

Mas Ipin juga menambahkan, untuk menekan SILPA dan memaksimalkan pengelolaan APBD, pada Taun 2023 ini proses lelang pengadaan barang dan jasa sudah dilakukan sejak awal tahun. Bahkan, pda bulan April ini sudah ada pemenang lelang. Sementara itu, biasanya, pada bulan April masih proses upload dokumen. Pihaknya berhatap pada Tahun 2023 ini APBD bisa tereksekusi lebih cepat dari tahun sebelumnya.

Views: 57