LKPJ Bupati Tahun 2022 Disahkan, DPRD Trenggalek Kembali Selipkan Banyak Catatan Serius

oleh
oleh
LKPJ Bupati Tahun 2022 Disahkan, DPRD Trenggalek Kembali Selipkan Banyak Catatan Serius
LKPJ Bupati Tahun 2022 Disahkan, DPRD Trenggalek Kembali Selipkan Banyak Catatan Serius

TRENGGALEK, bioztv.id – Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Trenggalek Tahun 2022 disahkan, DPRD trenggalek kembali selipkan banyak catatan serius. Diantaranya terkait Ekonomi Makro pasca Pandemi, penurunan angka kemiskinan, pengelolaan keuangan daerah, peningakatan PAD, hingga pemenuhan target visi pembangunan.

Persetujuan LKPJ Bupati tahun 2022 ini dilakukan pada rapat paripurna di gedung DPRD trenggalek pada 27 April 2022 siang hari. Meski laporan pertanggungjawaban bupati tersbeit disetujui, namun wakil rakyat juga selipkan sejumlah catatan serius. Salah satunya rekomdasi terkait ekonomi makro. karena baru saja terbebas dari Pandemi Covid-19, DPRD meminta agar pemerintah daerah bisa menjaga agar Trenggalek tetap terbebas dari Covid-19. Selain itu, terkait angka kemiskinan di kabupaten Trenggalek, DPRD juga meminta agar kedepannya bisa lebih ditekan. Pasalnya, penurunan angka kemiskinan di Trenggalek saat ini belum memenuhi target. Dari target 10,94%, angka kemiskinan di Trenggalek saat ini masih menyentuh angka 10,96%.

Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding rahmadi menyampaikan, Terkaut keuangan daerah, DPRD juga rekomendasikan agar pemerintah memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya dengan cara digitalisasi semua hal yang mengarah pada pendapatan daerah. Misalnya retribusi, pajak, dan lain sebagainya.

Doding juga menambahkan, Wakil rakyat juga menyoroti sejumlah target visi pembangunan yang belum tercapai 100%. Dari 12 Visi pembangunan masuh ada 4 target yang belum terpenuhi. Terkait hal ini, DPRD trenggalek meminta agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti rekomendasi DPRD. Sehingga kedepannya pembangunan di Trenggalek menjadi lebih baik lagi. Terlebih dalam waktu dekat juga harus segera menyusun APBD untuk tahun 2024 mendatang.

Views: 45