Komisi 1 Sentil APBD Trenggalek 2022, Saat PAK Angaran Ngepres Tapi Justru SILPA Kembali Bengkak

oleh
oleh
Komisi 1 Sentil APBD Trenggalek 2022, Saat PAK Angaran Ngepres Tapi Justru SILPA Kembali Bengkak
Komisi 1 Sentil APBD Trenggalek 2022, Saat PAK Angaran Ngepres Tapi Justru SILPA Kembali Bengkak

TRENGGALEK, bioztv.id – Panggil 7 organisasi perangkat daerah (OPD), Komisi 1 DPRD Trenggalek kembali sentil besarnya nominal sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA). Pasalnya, dari hasil evaluasi saat perubahan anggaran terlihat ngepres dengan rencana kegiatan, namun akhirnya justru menyumbang SILPA yang cukup besar hingga ratusan miliar.

Sejumlah OPD yang dipanggil komisi 1 DPRD Trenggalek ini yakni SatpolPP, Inspektorat, BKD, Bappeda, Bakeuda, Kabag hukum, dan Kabag Organisasi. Dalam rapat kerja dengan 7 OPD ini, Komisi 1 kembali pertanyakan sejumlah kegiatan pada Tahun 2022 yang belum memenuhi target. Wakil rakyat menekankan agar kegagalan pada tahun 2022 tidak kembali terulang pada pelaksanaan APBD Tahun 2023 ini.

Ketua Komisi 1 DPRD Trenggalek, Alwi Burhanudin menyampaikan, dari hasil evaluasi kinerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD), diketahui ada anggaran kegiatan yang berpotensi menjadi SILPA. yakni anggaran untuk gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) baru. Pasalnya, sesuai perencanaan, pada Tahun 2023 ini sudah dianggarkan gaji P3K selama 12 bulan. Sementara itu, P3K yang baru saat ini belum menerima SK, diperkirakan tambahan P3K itu baru akan mendapatkan SK pada bulan juni. Sehingga sebelum menerima SK mereka juga tidak bisa menerima gaji yang sudah dianggarkan.

Alwi juga menambahkan, mengingat potensi SILPA dari BKD itu sudah diketahui sejak dini, pihaknya menekankan agar rencana anggaran gaji P3K tersebut bisa dialihkan untuk kegiatan prioritas lain. Terlebih nominal anggaran gaji selama 12 bulan itu juga cukup besar, jumlahnya diperkirakan sekitar 70 Miliar rupiah.

Views: 45