TRENGGALEK, bioztv.id – Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, mendatangi RSUD dr. Soedomo pada Kamis (13/8/2026) untuk menjenguk SA (11). Siswa SDI Luqman Al Hakim asal Kecamatan Tugu itu menjalani rawat inap setelah mengalami muntah dan diare berulang.
Doding datang untuk melihat langsung penanganan medis sekaligus memantau perkembangan kesehatan SA setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebelumnya, keluarga membawa SA ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Soedomo pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Setelah tiga jam mendapat penanganan awal di IGD, petugas memindahkan SA ke Ruang Dahlia sekitar pukul 23.00 WIB untuk menjalani perawatan lanjutan.
Saat menjenguk SA di ruang perawatan, Doding mendapat kabar positif mengenai kondisi kesehatan siswa tersebut.
“Perkembangan kesehatannya sudah sangat bagus. Hari ini pasien hanya diare dua kali, sementara rasa pusing dan muntahnya sudah benar-benar terhenti,” ungkap Doding di lokasi.
Nafsu makan siswa kelas 5 SD itu juga mulai kembali.
“Nafsu makannya juga sudah kembali pulih dengan baik,” tambahnya.
Sempat Diare Lebih dari 10 Kali dan Muntah 7 Kali
Sebelum kondisinya membaik, SA sempat mengalami muntah dan diare hebat.
Dokter Spesialis Anak RSUD dr. Soedomo Trenggalek, dr. Riza Maulina, menjelaskan bahwa SA mengalami diare lebih dari 10 kali dan muntah lebih dari tujuh kali.
Kondisi tersebut membuat tubuh SA kehilangan banyak cairan dan mengalami dehidrasi. Tim medis kemudian memasang infus untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
Keluarga juga menceritakan kepada dokter bahwa muntah dan diare terus menyerang SA ketika berada di rumah.
Gangguan pada saluran pencernaan bahkan membuat SA kesulitan mengonsumsi makanan dan minuman.
Gejala tersebut muncul setelah SA menyantap menu MBG yang SPPG Tamanan Yayasan Petuk Tadah Lillah Billah kirim pada Selasa (11/8/2026).
Saat itu, SA menyantap salah satu menu utama berupa ayam bumbu sate.
BPJS Menanggung Biaya Perawatan
Doding juga memastikan keluarga SA tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan.
Ia mengatakan BPJS Kesehatan milik keluarga pasien menanggung seluruh biaya perawatan SA.
“Mengenai biaya perawatan tidak ada masalah karena sudah ter-cover penuh oleh BPJS Kesehatan milik keluarga pasien,” tegas Doding.
Doding berharap kondisi SA terus membaik sehingga dokter segera mengizinkannya pulang dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Kasus SA menjadi bagian dari rangkaian laporan gangguan kesehatan yang muncul setelah penerima manfaat menyantap menu MBG dari SPPG Tamanan.(CIA)
Views: 6
















