Jawab Kritikan Fraksi, Sekda Trenggalek Ungkap Optimalisasi APBD 2023 Ditengah Keterbatasan

oleh
oleh
Jawab Kritikan Fraksi, Sekda Trenggalek Ungkap Optimalisasi APBD 2023 Ditengah Keterbatasan
Jawab Kritikan Fraksi, Sekda Trenggalek Ungkap Optimalisasi APBD 2023 Ditengah Keterbatasan

TRENGGALEK, bioztv.id – Jawab pandangan umum fraksi fraksi terkait nota ranperda APBD tahun 2023. Sekretaris daerah Trenggalek mulai  ungkap rencana pemanfaatan anggaran ditengah keterbatasan. Selain akan genjot PAD, pemerintah daerah akan berupaya dapatkan kucuran anggaran lain dari pemeritah pusat maupun provinsi.

Sesuai pandangan umum yang disampaikan fraksi fraksi DPRD Trenggalek pada ebberapa waktu lalu, fraksi PKB meminta agar Tahun 2023 ada peningkatan anggaran BOS Madin. Sementara itu Fraksi PDI Perjuangan meminta agar pendapatan asli  daerah ditingkatkan. Caranya dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Baik potensi yang bersumber dari sektor pariwisata, perikanan, pertanian, maupun dari sektor lainnya. Disisi lain, masing masing fraksi juga memiliki pandangan sendiri sendiri terhadap Nota APBD Tahun 2023 tersebut. Namun, intinya sama, yaitu demi peningkatan dan penyempurnaan agar lebih baik lagi

Menanggapi hal ini Sekretaris daerah (Sekda) Trenggalek, Edy Soepriyanto menyampaikan, pada perencanan APBD Tahun 2023 mendatang, pelayanan dasar akan tetap menjadi prioritas penanganan. Selain mengandalkan APBD yang sudah ada, untuk kegiatan tahun 2023 mendatang pemerintah daerah juga akan berusaha agar mendapatkan kucuran anggaran lain dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Beberapa diantaranya seperti kucuran dana alokasi khusus, dan dana intensif lain. Meski demikian peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) juga tetap menjadi prioritas.

Seperti diberitakan sebelumnya, APBD Trenggalek Tahun 2023 diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar 4% atau sekitar Rp 75 Miliar. Namun peningkatan ini tidak berdampak banyak pada kegiatan pembangunan tahun depan. Pasalnya, meski ada peningkatan, namun juga ada belanja yang harus dibayar. Yakni tanggungan utang pinjaman dana PEN sebesar Rp 50 Miliar. Kemudian dana cadangan pemilu sebesar Rp 15 Miiliar, dan dana cadangan penyertaan modal sekitar 3 Miliar Rupiah.

 

Views: 54