KONI Usul Lapangan Alternatif agar Event Bola di Trenggalek Tak Bergantung Stadion Menak Sopal

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idMeningkatnya jumlah turnamen dan kompetisi sepak bola di Kabupaten Trenggalek mulai memunculkan persoalan baru. Selama ini, panitia penyelenggara masih mengandalkan Stadion Menak Sopal sebagai satu-satunya venue yang memiliki fasilitas memadai untuk menggelar ajang berskala besar. Akibatnya, jadwal penggunaan stadion sering berbenturan dan sejumlah penyelenggara harus mengantre untuk mendapatkan jadwal pertandingan.

“Kami mendorong pemerintah daerah mulai membangun satu lapangan alternatif yang layak dan representatif,” tegas Ketua KONI sekaligus Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, Minggu (19/7/2026).

Doding menilai ketergantungan terhadap satu stadion sudah tidak lagi sesuai dengan perkembangan sepak bola di Trenggalek. Selain agenda resmi Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI, berbagai klub lokal dan akademi sepak bola kini rutin menggelar turnamen maupun kompetisi pembinaan usia muda.

Menurut Doding, satu turnamen bisa berlangsung beberapa hari bahkan lebih dari sepekan. Kondisi itu membuat Stadion Menak Sopal kesulitan mengakomodasi seluruh agenda yang terus bertambah.

“Lapangan alternatif akan menjadi solusi nyata. Saat agenda kompetisi padat, kita bisa membagi pertandingan di dua lokasi sekaligus,” ujar Doding yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Trenggalek.

Antrean Jadwal Stadion Jadi Evaluasi

Gagasan membangun lapangan alternatif menguat setelah polemik penggunaan Stadion Menak Sopal mencuat ke DPRD Trenggalek. Saat itu, Askab PSSI Trenggalek gagal menggunakan stadion untuk menggelar Liga Pelajar karena pihak lain lebih dulu memesan jadwal yang sama.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Trenggalek menegaskan tidak pernah menolak penyelenggaraan Liga Pelajar. Namun, dinas juga tidak dapat membatalkan jadwal yang sudah lebih dulu disepakati dengan penyewa sebelumnya.

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa Trenggalek masih memiliki pilihan venue yang sangat terbatas untuk menggelar kompetisi sepak bola.

Pembinaan Atlet Muda Butuh Lapangan Tambahan

Di sisi lain, pembinaan sepak bola usia muda di Trenggalek terus berkembang. Askab PSSI Trenggalek saat ini menggelar Liga Pelajar Piala Kemerdekaan di Stadion Menak Sopal. Kompetisi tersebut melibatkan 12 tim tingkat SMP/sederajat dan delapan tim tingkat SMA/SMK/sederajat dengan format setengah kompetisi.

Panitia telah menyelesaikan babak penyisihan hingga 17 Juli 2026 dan kini menyiapkan pertandingan semifinal serta final yang akan berlangsung pada 24–25 Juli 2026.

Meningkatnya jumlah turnamen dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa pembinaan atlet muda di Trenggalek terus berkembang. Namun, pertumbuhan itu belum diimbangi dengan penambahan infrastruktur olahraga yang memadai.

Karena itu, Doding menilai pemerintah daerah perlu segera menghadirkan lapangan alternatif yang memenuhi standar. Kehadiran fasilitas baru tersebut akan menjaga keberlangsungan pembinaan atlet sekaligus memastikan agenda kompetisi berjalan lancar tanpa benturan jadwal.(CIA)

Views: 11