TRENGGALEK, bioztv.id – Capaian target pendapatan asli daerah (PAD) masih dibawah 30%, Komisi 2 DPRD Trenggalek tekankan pegawai jangan hanya menuntut terpenuhinya hak, namun juga harus memenuhi kewajiban sesuai tanggung jawab masing masing. Disisi lain, secara umum OPD penghasil juga dinilai kurang greget untuk genjot PAD.
Mengacu hasil rapat kerja Komisi 2 DPRD Trenggalek dengan sejumlah OPD penghasil PAD, diketahui jika saat ini capaian pendapatan daerah dari bulan ke bulan masih sangat rendah. Jika tetap seperti ini, dikhawatirkan pada akhir tahun 2022 target PAD tidak bisa terpenuhi. Pada pertengahan tahun ini pendapatan dari semua OPD masih dibawah angka 30% dari target.Sementara itu, idealnya minimal sudah mencapai sekitar 35%. Hal ini menunjukkan jika kinerja OPD penghasil masih sangat kurang maksimal.
Ketua Komisi 2 DPRD Trengalek, Mugianto menyampaikan, dari hasil evaluasi capain PAD ini, secara umum OPD penghasil kurang mempunyai greget untuk genjot PAD. Ia menekankan agar masing masing kepala OPD menggali apa yang menjadi kendala rendahnya capaian PAD ini. Artinya, pemantauan, pembinaan dari masing masing OPD harus lebih dimaksimalkan. Terlebih, selama ini pemerintah daerah sudah memebrikan apa yang mereka harapkan, sehingga para pegawai jangan hanya menuntut terpenuhinya hak saja, tapi juga harus memenuhi tanggung jawab sesuai tupoksi masing masing.
Seperti diberitakan sebelumnya, Capaian pendapatan asli daerah (PAD) masih terlalu jauh dari target, retorika OPD penghasil PAD belum bisa diterima Komisi 2 DPRD Trenggalek. Pasalnya, saat ini sudah hampir pertengahan tahun, namun capaian PAD masih dibawah 30% dari target. Sementera itu sejumlah OPD juga dinilai sibuk beretotika dengan alasannya.
Views: 67

















