TRENGGALEK, bioztv.id – Panggil sejumlah OPD mitra, Komisi 3 DPRD Trenggalek tekankan gagal lelang hingga kejadian penawaran lelang dibawah standart tidak kembali terulang. Komisi 3 juga meminta agar pelaksanaan APBD tahun 2022 bisa segera dilaksanakan. Sehingga, proses lelang pengadaan barang dan jasa harus segera diselesaikan.
Dari hasil evaluasi kinerja tahun 2021, Komisi 3 DPRD Trenggalek masih temukan sejumlah persoalan dalam pross pengadaan barang dan jasa disejumlah OPD. Sejumlah persoalan yang muncul pada tahun 2021 merupakan dampak dari persiapan masing masing OPD yang dinilai kurang matang. Pada pelaksanaan APBD 2022 ini, Komisi 3 meminta agar semua OPD mematangkan segalas sesuatu yang diperlukan dalam proses pengadaan barang dan jasa, sampai proses pertanggung jawaban pelaksanaannya.
Ketua Komisi 3 DPRD Trenggalek, Pranoto menyampaikan, Pada proses lelang tahun 2021 lalu ditemukan masih ada penawaran yang turun hingga lebih dari 30%. Hal ini dinilai Komisi 3 jauh dari standart penawaran lelang pada umumnya. Selain itu pada Tahun lalu juga masih ada 2 paket pekerjaan dari Dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Dikpora) yang gagal lelang. Pranoto meminta agar kegagalan pada tahun lalu tidak kembali terulang pada pelaksanaan APBD Tahun 2022 ini.
Pranoto juga menambahkan, untuk kejadian gagal lelang pada Tahun 2021 ada beebrpa faktor yang menajdi penyebab. Pertama, karena adanya kekurangan persyaratan dari peserta lelang. Sedangkan yang kedua karena keterbatasan waktu. Pasalnya, saat lelang tersebut akan diulang, waktunya sudah tidak memungkinkan lagi.
Views: 38
















