Beranda NEWS MOMENT PAD Trenggalek Dibawah 300 M, Komisi 2 DPRD Trenggalek Pecut OPD Manfaatkan...

PAD Trenggalek Dibawah 300 M, Komisi 2 DPRD Trenggalek Pecut OPD Manfaatkan Potensi

152

TRENGGALEK, bioztv.id. – Pendapatan asli daerah (PAD) jauh dibawah APBD, Komisi 2 DPRD Trenggalek mulai pacu organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil getol manfaatkan potensi. Pasalnya, salah ┬ásatu cara meningkatkan PAD yang bisa diandalkan di Kabupaten Trenggalek saat ini adalah memanfaatkan potensi yang sudah ada.

Menurut keterangan Ketua Komisi 2 DPRD Trenggalek, selama beberapa tahun terakhir PAD Trenggalek belum begitu menjanjikan. Dari nilai APBD sekitar 2 Triliun Rupiah, PAD yang dihasilkan masih dibawah 300 Miliar Rupiah. Berkaca dari hal ini, Komisi 2 berinisiatif memacu dan memberi semangat jajaran OPD penghasil untuk bisa meningkatkan pendapatan daerah tanpa harus membebani masyarakat.

Lebih lanjut Ketua Komisi 2 DPRD trenggalek, Mugianto menyampaikan, untuk meningkatkan PAD, pihaknya menekankan agar OPD penghasil bisa memanfaatkan potensi yang ada. Karena di Trenggalek tidak seperti daerah lain yang banyak berdiri industri. Potensi yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan PAD seperti halnya potensi wisata yang belum dikelola, maupun potensi lain yang berpeluang menghasilkan retribusi. Salah satu kendala peningkatan PAD saat ini hanyalah dari niatnya saja yang harus dipacu.

Mugianto juga menambahkan, salah satu potensi peningkatan PAD baru yang bisa dilakukan Dinas PUPR misalnya, retribusi pengendalian menara. Saat ini jumlah menara atau tower di Trenggalek sangat banyak. sementara itu dari beberapa tower tersebut masih ada yang tidak memiliki IMB.  Jika tidak ada IMB maka tidak ada potensi untuk menarik retribusi. Sehingga tower yang tidak ber IMB harus ditertibkan. Bahkan, retribusi antara satu tower yang digunakan ebebrapa provider dengan satu tower digunakan satu provider juga harus dibedakan.

Artikel sebelumyaKeleleran & Resahkan Warga, 5 Anak Jalanan Di Nglongsor Trenggalek Terciduk SatpolPP
Artikel berikutnyaRekanan Keluhkan Menurunnya Standart Harga di Trenggalek, Komisi 3 Mulai Panggil OPD Mitra