TRENGGALEK, bioztv.id – Ketiga kalinya, sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek kembali mangkir dari undangan hearing bareng aktivis di Kantor DPRD Trenggalek. Dalam hal ini, sejumlah aktivis yang tergabung dalam “Paguyuban Perwakilan Masyarakat” curiga jika rencana utang pemerintah daerah nantinya bisa merugikan rakyat.
Hearing ketiga Aktivis Pagyuuban Perwakilan Masyarakat di gedung DPRD Trenggalek digelar pada 24 juni 2021 pagi hari. Namun, lagi lagi hearing kali ini tidak ada hasil yang bisa diperoleh para aktivis, pasalnya, sekda kembali mangkir dari undangan hearing dengan alasan sedang dinas luar kota, sehingga kegiatan hearing tidak bisa digelar dan harus ditunda. Untuk agenda hearing ini masih sama dengan agenda sebelunya, yaitu terkait rencana pinjaman daerah ke PT.SMI.
Ketua Tim Koordinator Paguyuban Masyarakat Trengggalek, Imam Bahruddin menyampaikan, pada rncana utang pemerintah daerah ini, pihaknya ingin tahu terkait mekanisme maupun rencana pemanfaatan secara detail. Para aktivis meminta agar rencana pinjaman daerah itu justru merugikan masyarakat, karena jika sudah mendapatkan dana itu, maka anggaran peemrintah daerah secara otomatis juga akan terpotong untuk bayar utang.
Imam Bahrudin juga menambahkan, pihaknya juga turut menyayangkan DPRD Trenggalek yang hingga hearing ketiga kali ini tidak bisa menghadirkan sekda. Ia juga curiga jika rencana pinjaman daerah ini ada kongkalikong antar pihak yang tidak diketahui oleh masyarakat.
Views: 0
















